Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 19, 2006

Tak sengaja berkunjung ke kampus UIN Syarif Hidayatullah

Date: Thu Jul 14, 2005 7:53 am

Ternyata kepada si Ragil yang tinggi besar sebagai orang tuanya saya terlalu banyak toleransi dan cenderung overprotektip.

Bagaimana tidak sudah kelas 3 SMA saya masih sering dipanggil oleh gurunya, dengan alasan yang sama dan serupa sejak dia di PlayGroup, yaitu bikin ribut dikelas, membantah guru, kadang sok jadi LSM - membela teman-temannya yang menurutnya "di-Dzolimi". Oh ya nama anak saya Satrio Wicaksono.

Lantaran "membantu" ragil mencari lokasi ujian masuk alias SPMB di kampus IAIN Ciputat, maka ingatan saya melakukan evakuasi ke 35 tahun lalu (1970-an) ketika kos-kosan disuatu kawasan Jalan Solo yang penghuninya rata-rata mahasiswa/i IAIN Sunan Kalijaga. Terbayang kebiasaan mereka mengisi waktu senggang dengan membaca Kitab Suci seperti layaknya membaca lisan koran. Begitu lancar, begitu indah. Apalagi yang baca berkerudung, ayu. Begitu dia baca kitab suci, auranya berubah. Jreng!

Kadang sir-siran mengajak saya mengikuti ceramah yang diselenggarakan tokoh dari Univ Kairo yang berakhir dengan sedikit KUCIWA lantaran perginya sama-sama, sampai disana di pisah. Sial bener.

Jam 05:00 pagi saya sudah di Kampus Ciputat yang ternyata tertata asri, dengan bangunan yang dicat warna ceriah. Kampus terlihat bersih, taman-taman terpelihara baik. Jauh lebih bersih daripada beberapa Universitas Negri atau Swasta yang pernah saya lihat sebelumnya.

Saya ragu ketika di kertas petunjuk tertulis Fakultas Sains dan Teknolohi - jangan-jangan salah cetak, IAIN kok ada jurusan Teknik.

Inilah kekeliruan saya, akibat jarang piknik, maka mengikuti perkembangan jaman. Ternyata IAIN sudah bermetamorfosa menjadi UIN (Universitas Islam Negeri). Mereka sudah memiliki jurusan Psikologi, Ekonomi, dan Teknik Kimia. Rupa-rupanya perkembangan jaman selalu diikuti oleh Institusi yang dipimpin pak Azyumardi Azra ini.

Tulisan ini anggaplah permintaan maaf secara moral saya kepada UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, lantaran pernah beranggapan "masih seperti yang dulu."

Mimbar Saputro

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com