Tak sengaja berkunjung ke kampus UIN Syarif Hidayatullah

Date: Thu Jul 14, 2005 7:53 am

Ternyata kepada si Ragil yang tinggi besar sebagai orang tuanya saya terlalu banyak toleransi dan cenderung overprotektip.

Bagaimana tidak sudah kelas 3 SMA saya masih sering dipanggil oleh gurunya, dengan alasan yang sama dan serupa sejak dia di PlayGroup, yaitu bikin ribut dikelas, membantah guru, kadang sok jadi LSM - membela teman-temannya yang menurutnya "di-Dzolimi". Oh ya nama anak saya Satrio Wicaksono.

Lantaran "membantu" ragil mencari lokasi ujian masuk alias SPMB di kampus IAIN Ciputat, maka ingatan saya melakukan evakuasi ke 35 tahun lalu (1970-an) ketika kos-kosan disuatu kawasan Jalan Solo yang penghuninya rata-rata mahasiswa/i IAIN Sunan Kalijaga. Terbayang kebiasaan mereka mengisi waktu senggang dengan membaca Kitab Suci seperti layaknya membaca lisan koran. Begitu lancar, begitu indah. Apalagi yang baca berkerudung, ayu. Begitu dia baca kitab suci, auranya berubah. Jreng!

Kadang sir-siran mengajak saya mengikuti ceramah yang diselenggarakan tokoh dari Univ Kairo yang berakhir dengan sedikit KUCIWA lantaran perginya sama-sama, sampai disana di pisah. Sial bener.

Jam 05:00 pagi saya sudah di Kampus Ciputat yang ternyata tertata asri, dengan bangunan yang dicat warna ceriah. Kampus terlihat bersih, taman-taman terpelihara baik. Jauh lebih bersih daripada beberapa Universitas Negri atau Swasta yang pernah saya lihat sebelumnya.

Saya ragu ketika di kertas petunjuk tertulis Fakultas Sains dan Teknolohi - jangan-jangan salah cetak, IAIN kok ada jurusan Teknik.

Inilah kekeliruan saya, akibat jarang piknik, maka mengikuti perkembangan jaman. Ternyata IAIN sudah bermetamorfosa menjadi UIN (Universitas Islam Negeri). Mereka sudah memiliki jurusan Psikologi, Ekonomi, dan Teknik Kimia. Rupa-rupanya perkembangan jaman selalu diikuti oleh Institusi yang dipimpin pak Azyumardi Azra ini.

Tulisan ini anggaplah permintaan maaf secara moral saya kepada UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, lantaran pernah beranggapan "masih seperti yang dulu."

Mimbar Saputro
Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyaris bentrok antar angkatan

Daftar Pemain Nagasasra dan Sabukinten

Meditasi Lilin bikin PeDe