Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 23, 2006

Dialek Citayam

Sampai sekarang saya masih harus keteter (ketinggalan) ketika memberi instruksi kepada pegawai yang asalnya dari Citayam, Depok, pasalnya mereka memiliki perbendaharaan Betawi yang tidak saya bisa ikuti seluruhnya sehingga muncul gagasan untuk menuliskannya

adaan "the have". misalnya orang Jakarta biasanyaorang "adaan" (orang yang berkantung tebal)
ampar-amparan bertebaran misalnya telur ikan sudah ampar-amparan di permukaan kolam
anco menangkap ikan pakai jaring persegi
babeh bapa
bader bandel
bagen biar saja (I dont care)
balarak model ikat kepala
bandotan jantan untuk kambing, ayam ataupun ikan
bangun sering diartikan dengan terlepas, copot
belor sebelah "lor" atau utara.
beronjong keranjang anyaman untuk angkut buah-buahan pakai sepeda
bengis rakus
bringsang terasa panas waktu mendung
bokek sedang tidak punya uang
bonggan salah sendiri
bonto busuk, lapuk
cabrok lantera minyak
cak dipikir, direnungkan misalnya udah di"cak" belum omongan kita kemarin?
capyo topi laken ala eropa
cemein diseringai di cuwekin
cipruk basah kuyup
danta jelas persoalannya
demek setengah basah
dibalesi diulangi, ngecatnya dibalesi sampai rata
eja membuat/mengerjakan misalnya kami sedang "mengeja" rumah
empan pakan untuk binatang pelkiharaan sepertikambing, ikan, ayam
empo kaka perempuan
ence bibi, tante
engkong kakek, mbah kakung
entong anak lelaki
enyak nenek, wanita lanjut usia
gedeng ikatan padi
gebuh menggemburkan tanah disekitar tanaman
gempor lumpuh
gemuk sekam bercampur pupuk kandang yang biasa dipakai untuk memupuk tanaman
getap giat bekerja
gelodogan pipa pralon untuk pemasukan air kedalam kolam dan pengurasan kolam
impas lunas
keder tak tahu arah
kobakan lunbang kecil dipinggiran atau tengah kolam untuk mengumpulkan ikan didalam kolam komprang celana pangsi lebar
koya lubang penampungan kotoran biasanya dimasuki oleh ikan pemakan kotoran untuk melakukan daur ulang
keriaan keramaian ada pesta pernikahan, sunatan biasanya disertai pertunjukan layar tancep dan dangdut
lisik mulus tiada cacat misalnya waduh ikan lelenya pada lisik
mamang paman
manjat naik ketempat lebih tinggi termasuk dari kolam naik ke permukaan, kadang ungkapan untuk tanda selesai pekerjaan. Kadang disebun nanjat dengan "n"
meron menjual barang hasil bumi ke peron (stasiun kereta api) sebagai tempat pengepul
milir: berjualan keluar masuk kampung sama dengan ngampung.
muji singkatan dari mujair
moncer terkenal
nabun membakar sampah
ngalong mengangkat pedagang sayur ke pasar pada saat sangat dinihari, dilakukan sekitar jam 2 subuh
ngampung berjualan eceran dagangan ke luar masuk kampung
papagan berpapasan
pisan sekali misalnya resep pisan artinya suka sekali
pucuk dedaunan muda seperti pucuk daun singkong, pucuk pepaya
puun pohon
resep senang, dibaca reuseup
sambat gotong royong
satroni menjadi sasaran penjahat
serok mengambil ikan pakai tanggok
sius ikan patin
sosog alat menangkap ikan mirip kurungan ayam
tapi begitu, terlalu misalnya "ikannya nggak tapi demen pelet" - maksudnya ikan tidak begitu suka pelet
wak ini sering berarti nenek

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com