Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 19, 2006

Tuntutlah Flashdisk 4 Giga sampai ke Cina

Date: Wed Oct 12, 2005 3:36 pm

Siapa sih yang nggak kenal flashdisk, memory stick, thumbdrive, atau seabrek nama lain yang belum baku. Rasanya era floppy drive sudah pindah divisi dino. Walaupun suatu saat ketika saya digeprak untuk buat biodata, larinya masiiiih ke floppy drive yang katanya dino itu lho.

Beberapa teman ceritanya jalan-jalan ke China, lalu membeli flashdisk 4 Giga dengan harga aduhai setengah miring dibanting "panas" artinya miringnya lebih dari separuh. Yaitu pek-jigo alias 125 rebong. Namun tak disangka dibalik kemiringan tersebut, ada jebakan yaitu flashdisk palsu. Saya sendiri karena belum pernah membuktikan, jadi nggak boleh semena-mena bikin dengan judul alarmis seperti AWAZZZ!! BAHAYA!!!!, pasalnya China selalu mula-mula diejek "barang murah dan murahan" namun mereka belajar dan akhirnya mengguncang dunia". Bahkan mengguncang rumah tangga saya lantaran AC, VCD, TV semua buatan sono.

Kadang ketipu barang palsu dibalik jengkel sering membekas sebuah pembelajaran. Atau idep-idep membeli gantungan kunci yang bernama "flash disk.."

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com