http://www.indomedia.com/bernas/9901/21/UTAMA/21uta4.htm
SH Mintardja Telah Tiada
Yogya, Bernas
Penulis cerita bersambung Singgih Hadi Mintardja atau lebih dikenal dengan nama SH Mintardja, Senin (18/1/1999) lalu, meninggal dunia. Almarhum menghembuskan nafas terakhir di hadapan anggota keluarganya, Senin, pukul 11.39 WIB di Rumah Sakit Bethesda, Yogya, dalam usia 66 tahun. Jenazah SH Mintardja dimakamkan Selasa (20/1) pukul 15.00 WIB di pemakaman Kristen Arimatea, Mergangsan, Yogyakarta.
Almarhum dirawat di RS Bethesda sejak Sabtu 26 Desember 1998, karena menderita sakit jantung.
Semasa hidupnya, almarhum lebih banyak dikenal sebagai penulis cerita bersambung serial silat dengan setting kerajaan Mataram zaman Sultan Agung di beberapa surat kabar, seperti Harian Bernas berjudul Mendung di Atas Cakrawala dan Api Di Bukit Menoreh di Kedaulatan Rakyat.
Episode terakhir yang hadir di hadapan pembaca Harian Bernas adalah episode ke 848 Mendung di Atas Cakrawala.
Setamat SMA, SH Mintardja yang lahir di Yogya 26 Januari 1933, bekerja di Bagian Kesenian Jawatan Kebudayaan (1958), terakhir bekerja di Bidang Kesenian Kanwil Depdikbud DIY (pensiun 1989).
Beberapa cerita roman silat yang digali dari sejarah di kerajaan Jawa telah ditulis SH Mintardja -- yang oleh kerabatnya akrab dipanggil dengan nama Pak Singgih -- sejak tahun 1964.
Berbekal pengetahuan sejarah, ditambah mendalami kitab Babat Tanah Jawi yang beraksara Jawa, lahirlah cerita Nagasasra Sabuk Inten. Kisah berlatar belakang kerajaan Demak itu melahirkan tokoh Mahesa Jenar. Karena cerita Nagasasra sebanyak 28 jilid begitu meledak di pasaran dan amat digandrungi pembaca, banyak orang yang terkecoh dengan cerita roman sejarah itu. Banyak yang mengira Mahesa Jenar benar-benar ada dalam sejarah Demak. Akibatnya, tim sepakbola asal Semarang pun dinamakan Tim Mahesa Jenar. Mungkin dengan nama itu Wong Semarang berkeinginan kiprah tim sepakbola sehebat Mahesa Jenar dengan pukulan "Sasra Birawa"-nya yang menggeledek.
"Padahal saya memperoleh nama itu begitu saja. Rasanya kalau diucapkan sangat indah dan kalau didengar kok enak," ujar Mintardja dalam pengakuannya di buku Apa dan Siapa Orang Yogyakarta, edisi 1995.
Buku Nagasasra belum surut dari pasaran, SH Mintardja membuat kisah Pelangi di Langit Singasari (dimuat di Harian Berita Nasional tahun 1970-an) kemudian dilanjutkan dengan serial Hijaunya Lembah dan Hijaunya Lereng Pegunungan.
Agaknya suami Suhartini yang tinggal di Kampung Daengan, Gedongkiwo, Yogya ini tidak pernah mengenal lelah. Pada tahun 1967 menggelindingkan Api di Bukit Menoreh mengambil kisah berdirinya kerajaan Mataram Islam. Di sana ada tokoh Agung Sedayu, Swandaru, Kyai Gringsing, Sutawijaya, dan paling terakhir adalah Glagah Putih dan Rara Wulan -- saudara sepupu sekaligus murid Agung Sedayu.
Ada sementara penggemar cerita SH Mintardja yang bilang, bila dijajarkan, maka cerita Api di Bukit Menoreh panjangnya melebihi jarak Anyer - Panarukan. Asal tahu saja, kisah itu memang lebih dari 300 jilid (buku) dan hingga akhir hayatnya kisah itu belum selesai. Dan masih ada puluhan serial cerita kecil lainnya yang dibuatnya.
Di sisi lain, Mintardja pun berusaha menulis kisah petualangan pendekar pembela kebenaran yang lebih pop. Kisah itu tidak terlalu keraton sentris, namun berusaha digali dari kisah kehidupan sehari-hari dengan setting masa lalu, ya apalagi kalau tidak jauh dari kerajaan-kerajaan di Tanah Jawa. Kisah seperti Bunga di Atas Batu Karang yang mengisahkan masuknya pengaruh Kumpeni Belanda ke Bumi Mataram; kemudian serial Mas Demang yang "hanya" mengisahkan anak seorang demang. Dan terakhir adalah tokoh Witaraga dalam kisah Mendung di Atas Cakrawala, mantan prajurit Jipang yang kalah perang yang berusaha menemukan jatidirinya kembali dengan mengabdi pada kebenaran dan welas asih.
Perkenalkan budaya
Ada yang khas dari seluruh kisah yang ditampilkan SH Mintardja. Ia berusaha menyelipkan pesan-pesan moral di dalamnya. Bahkan di dalamnya juga diperkenalkan beberapa kebudayaan Jawa yang mungkin saat ini mulai punah. Sebagai contoh adalah ungkapan rasa syukur menjelang panen padi di desa-desa. Upacara "wiwit" yang berarti "mulai" (panen), berupa pesta kecil di tengah sawah, beberapa kali dengan jelas ditampilkan dalam beberapa ceritanya.
Adat kebiasaan "mitoni" atau "sepasaran" dalam menyambut kelahiran bayi di masyarakat Jawa pun dengan pas digambarkannya.
Banjir darah tidak selalu dijadikan penyelesaian akhir untuk menentukan bahwa yang benarlah yang menang. Ada penyelesaian akhir yang lebih pas. Bertobat, tanpa harus ada yang terbunuh.
Bahkan ayah 8 anak, empat putra dan empat putri serta kakek 12 cucu ini, sejalan dengan usia dan perkembangan zaman, kematangan menulisnya pun semakin tercermin di dalam kisahnya.
Jika pada kisah Nagasasara Sabuk Inten dan Pelangi di Langit Singsari masih menggunakan bahasa "tuan" untuk menyebut anda ataupun engkau, maka pada Api di Bukit Menoreh dan kisah lainnya, kata "tuan" itu sudah raib dari kamus kosa katanya.
Entah terpengaruh oleh film atau karena melihat anaknya berlatih silat, untuk menggambarkan serunya sebuah pertarungan tidak lagi digambarkan dengan angin yang menderu-deru dan desingan senjata; namun lebih masuk akal. Gambaran teknik bela diri murni digunakan di karya-karyanya yang terkhir. Bila akhir dari sebuah pertempuran memang harus dengan tenaga dalam, ya itu tadi, pembaca lagi-lagi dibawa berkhayal melihat benturan ilmu maha dahyat yang bobotnya melebihi granat. Ya, namanya saja cerita.
Ternyata, selain mengarang cerita silat atas kehendaknya sendiri, SH Mintardja juga tidak menolak cerita pesanan, misalnya, untuk pementasan ketoprak. Beberapa cerita sempalan seperti Kasaput ing Pedhut, Ampak-ampak Kaligawe, Gebranang ing Gegayuhan merupakan cerita serial ketoprak sayembara yang disiarkan TVRI Yogyakarta.
Kini SH Mintardja telah tiada. Mungkin banyak penggemar karya-karyanya yang ikut sedih dan kecewa karena kisah-kisahnya masih menggantung di tengah jalan. "Tapi semua memang kehendak Yang Maha Agung. Kita tidak dapat menolaknya," begitu sepenggal pesan moral SH Mintardja yang sering dia tulis dalam berbagai karyanya.
Selamat jalan Pak Singgih. (ee/djo)
Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.
March 26, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Blog Archive
-
►
2007
(142)
-
►
September
(12)
- This site moved to mimbarsaputro.wordpress.com
- Brondong Jagung
- Menghancurkan Jembatan
- Masukkan PIN Kartu Kredit anda
- Bhisma
- Blunder - Pesan Satu Dapat Dua - ujungnya ke penga...
- Ketukan
- Sultana
- Akibat Gempa Terhadap Perilaku Korban Gempa
- Ten Car Come, Ten Car Go
- Hanya gara-gara sekedar bertanya
- Perempuan dan buku harian
-
►
August
(13)
- Jurus Jemput Bola
- Gajahmada
- Mendadak digempur Martware
- Terpaksa Hampir Malam di Bali
- Gulai Petai di Perth, Nyasar di toko Pinky
- Dessertarian
- Pentil Becak
- Kutangkap dikau lalu kulepaskan
- Berkenalan dengan alam gaib - dua anak kecil hilan...
- Menulis gara-gara diledek teman
- Berkenalan dengan (Mungkin) Mahluk Negeri Asing.. ...
- Cara Kenyang Ala Lupin
- Buku Harian (bekas) Peternak Gurami - Mendadak Duk...
-
►
July
(20)
- Buku Harian (bekas) Peternak Gurami - Ikan Mas
- Helm
- Menjual EsKrim kepada Eskimo
- Memindahkan Taman Sriwedari
- Gara-gara Meremehkan Catatan
- Catatan mbak UkirSari wartawati Otomotif ttg saya?...
- Kutipan dari Kumpul Jurnalis Citizen
- Mengantuk
- Gocekan Bakmi Pele - Yogya
- Nasi Goreng Ketandan Yogyakarta
- Tongseng Soraren van Pasar Bibis Yogya
- Kopi Eva Riwayatmu Kini
- Diejek Ayam Tak Mampu Berkokok, Istri ditebas
- Jalur Pantura - Kedai Masakan Laut Pesona-Laut
- Kamar Barokah = 50 SR
- Salah Kamu
- Penumpang Garuda Bersepatu Merah Darah
- RTRW Net Ketika Cupu Berkenalan dengan Onderdil Ni...
- Puntadewa
- RTRW Net - cari pemasok
-
►
September
(12)
-
▼
2006
(807)
-
▼
March
(650)
- Segarnya Mantab... boleh... asal sudah sarapan
- Satpam dan Instalasi yang dijaganya
- KTP DKI baru
- Kedubes Papua NewGuinea
- Euis diraosan heula
- SH Mintardja Telah Tiada
- Buku Keladi Tikus yang gagal terbit
- Keladi Tikus (Rodent Tuber)
- Burung Hantu dan Irah
- Dialek Citayam
- Foto di Quick Channel
- Testimonial Nagasasra Sabukinten
- Herry Wibowo - Ilustrator Nagasasra dan Sabukinten...
- SH Mintardja
- Seruling Gading
- Ilustrator ‘MAHESA JENAR’ Kentardjo Meninggal Duni...
- Dian yang Harus Padam
- Daftar Pemain Nagasasra dan Sabukinten
- Buku Harian Seorang Peternak Gurami (3)
- Buku Harian Seorang Peternak Gurami (2)
- Buku Harian Seorang Peternak Gurami (1)
- Goa Perlindungan di Bajubang Jambi
- Sapa suru jadi Polisi di Abepura
- LSM dan MSN
- Penyaringan Pegawai di mataku
- Kambing Jantan
- Perpanjang Visa 456 ke 457
- I didnt wompole and bawooe
- Rekreasi Pena
- Pengaman Mobil - jenis Pedal - salah pasang arwah ...
- Maaf saya kurang VIT
- Lapar Menulis dari Hongkong
- Menjadi Penulis ala Shipping News
- Soto Surabaya van Jatiwarna
- Kunci Mobil walau di rumah
- Setan Budeg
- Tea and Character
- Terasi
- Cara M. Navis menidurkan Artikelnya
- Oprah
- Esoteris
- Ambil Satu Saja
- Kapalan jadi orang Kapal
- Bosun
- ToadZilla
- Daging Buaya dan Kanguru mewarnai Hari Nasional Au...
- Majalah Playboy Indo
- Prabayar untuk pemakaman
- Taifun
- IPOD perancangnya tak setenar ciptaannya
- Raja Manis, Biang Gula
- Banting Stuur
- Migrasi atau Evakuasi
- Petugas Tol yang seenak udel
- Percobaan Tipu Petugas PLN "Bajakan"
- Lebih baik Harakiri daripada tiba dini
- Impuls Buying gara-gara rayuan pedagang tanaman hi...
- Perkutut Thailand
- Sabel Goreng Tempe dan Teri
- Wong sang detektip Fengshui
- Contoh Australia, orang kalah malahan disanjung
- Menu Makanan Kantin di Rig Terapung
- Hadiah Penggaris
- Bisnis Caputauw
- Ringtone Gadis Cantik
- *Jaga Muntahan dan Fengsui*
- Mengenal Tipu-tipu terhadap Toko
- Nggak "cool" Dad! - mending jadi Aamtenaar
- Mart-Ware
- Ayam yang bisa berenang
- Pohon Ki-Hujan yang bengis
- Sleep Tight
- Bapa suda kaya? - sebuah dialog dengan Timor Leste...
- Bagasi Telat di Australia, Peristiwa ruar biasa!!!...
- SMS berpantun
- Kitchen and Garden Kabinet
- Bangkok, Gajah Putih, Klenengan
- Bali dan Security Bandara
- NgaYoglish - Ngayogyakarta Inglish
- Microsoft bagi uang gratis??? Wake Up MyMan!!!
- Amex dan Diners ditolak di Australia
- Pasar Kecapi
- Airporto Internacional Nicolau Lobato
- Tuntutlah Flashdisk 4 Giga sampai ke Cina
- Gara-gara Radio Silent, hidup seseorang hampir ter...
- Koran Australia, dan Nelayan Indonesia
- Kulit Kodok Untuk Campuran Narkoba
- From Rawa Bogo with Nguping
- Dollar ala BUMN
- From Citayam with Infus Listrik
- CDMA van RawaBogo
- Menjadi Penghuni Rawa (Bogo)
- BackPacker - (15031)
- Ngelem
- Buaya doyan Gula Merah
- Antara teh celup dan teh tubruk - 15003
- Bola Citayam Bola Australia - 14998
- Mahasiswa Filsafat
- 14980 - Puihhh
- Layanan Informasi PLN Via SMS
- 14952 Syncope bukan Stroke Bukan Serangan Jantung...
- Tak sengaja berkunjung ke kampus UIN Syarif Hidaya...
- Menyiksa Nasabah
- Reporternya adalah warga dunia
- Nenekku Orang Sunda
- Jalan yang menghilang
- Cedera Panggul
- Pisang
- Judge Man from the (tally) Book
- Mencari Kecap di Australia
- Delapan Kilogram Kosmetik
- Takaran Banci
- Pom Bensin dan Pengoplosan
- Sekali-sekali cek warna kencing anda
- Sabun dan Bung Hatta
- Jampang sebetulnya encokan
- Bali Incident
- Ozzie banyak tidur
- Tanahabang atau Tenabang
- Verhallen Tionghoa Tempo Doeloe
- Prestasi Bangsa Ini
- Kreta Api Soeda Giling Toekang Djaga
- Belajar jadi Pilot di ruang tunggu
- Bahasa Oil Rig
- Binus semula berasal dari kursus komputer
- Kangooro Bar dan Shock Key
- Medical Check di Lakespra
- Laporan Gempa Bumi
- Ngopi di langit Australia (dan ditagih 10 dollar h...
- Moge tanpa Helm
- Umar Kayam, 1000 hari, Brongkos, Nasi Kapau, Ayam ...
- Meramal Gempa ala Ranggawarsita dan binatang
- Obat Ngantuk Ya Tidur
- HUET - Helicopter Underwater Escape Training
- Kata "Road" dalam bahasa Inggris tidka selalu Jala...
- Hari Nasional Australia
- Sendoknya Logam, Garpunya Plastik
- I know Induniesa
- Nasihat Opa Pramoedya untuk menulis
- Kopi "Civet"
- Sorry, Aku Tidak Malu Jadi Orang Indonesia
- MAlu mengaku orang Indonesia
- Pelihara Iguana di rumah, alamat badan ke penjara
- Terdampar di Melbourne
- Tenggelamnya Kapal Pengeboran Seacrest akibat dite...
- Sapi menghalangi operasi kemanusiaan di Aceh
- Putus Cinta via SMS- pemain bola
- Kita selalu tertinggal (Tsunami 2004)
- Akibat SMS salah kirim, periuk nasi terancam
- Deteksi Dini ala Gurami
- No Loitering
- Timbulkan Lapar Menulis
- Cari Jodoh dari bilik Ceting
- Pak Notman petani Gippsland
- Cacing Raksasa (Megascolides australia) di Gippsla...
- Bocah Citayam bernama Nandi
- Menulis..tidak...menulis..tidak
- KMP Nusa Agung dan Kamar AC yang rusak
- Pomdam dan Polda
- Yusuf Isnaini
- Sumpah Serapah orang Thailand
- Tinta Pengacara, Tinta Sihir, Tinta Biasa
- Perempuan Happy if not Happy
- Tanah Sareal
- Pempek Lampung
- Rudi Heibat dan Rudi "tidak hebat"
- Kendaraan Dinas para Aamtenar
- Made In China
- Puasa dengan persembahan untuk Tuhan (Jalaluddin R...
- Puncak Everest
- Sekapur Sirih
- Peti Kemas
- Short Cut ke Grogol
- Puasa
- Grapefruit
- Depok Tempo Doeloe
- Ayam Manila
- Eucalyptus
- CTOS dan Keselamatan
- SBY dan Pacitan dan Tarsum
- Pilihan Presiden rasa Lebaran 20 Sept 2004
- Euthanasia
- Bom Konsulat Kuningan 9 September 2004
- Taxi Perth
- Ke Kafe sambil melihat penyulingan Bir
- Video Ezy
- Urusan Sampah di Perth
- Ayam Goreng mana Nasinya
- Ayam Goreng mana Nasinya
- Good Luck vs Thank You
- Pating Teleler
- Ngakali Pom Bensin
- Persiapan ke Perth
- Surat Perpisahan Terhadap Kawan di Kantor Lama
- Mengurus Visa ke Australia
- Cabe Rawit di Singapore
- Pisang di Bogor, Cauk di hari biasa
- Imajinasi Liar - Hamsad Rangkuti
- Drumband di Singapore
- Anak Selancar yang jadi Hang Ten
- Sengsara membawa nikemaat
- Perokok muda usia
- Oncom Pulang
- Langkah "easy peanut" menulis - jawaban terhadap p...
- Visa oh Visa
- EMCEES (13718)
- Laksa (13708)
- Packman Pengobat Kanker (13707)
- Anak Rante (13704)
- So bored So Chap
- Lift di Apartemen Singapore (13696)
- Pesan Durian Datang Sirsak (13695)
- Menilai bakat dagang anak kita
- Gurami di maling
- Kambing Jantan
- Karung Guni (13689)
- Orang stress berhandphone
- Kaos Murah Meriah (13683)
- Jumatan di kampung Belanda
- Nasi Cap Bango (13675)
- Berapa Hidup di Singapore secara Minimalis
- Capres No 6
- Batu Ampar Sudah Tutup (13664)
- Hadiah di Hari Bhayangkara ke 58 (13662)
- Lampu Hazard diwaktu hujan, sudah betulkah prosedu...
- Akibat Toilet Rusak, Gagal ke Papua 13648
- Kelelawar
- Bahasa Inggris "sarang burung"
- Merawat Pisau
- Lukisan - 13584
- Presentasi Penyanderaan
- Buku Harian (bekas) Petani Gurami - Mendadak Dangd...
- Banjir membawa Greng
- Pemilu 5 April 2004 - mendukung SBY kali ini
- Minyak Tanah di Batavia
- Pemilu 2004
- Jaarig?
- Salesman dan Gembala
- Minyak Tanah
- Bakso van Grogol
- Kartu Kredit 13106
- Menguatkan otot-otot menulis
- Gang Ketjap temp doeloe
- Pesawat Lion Star mendarat dimana
- Sihir "3977"
- Testimonial Menulis
- Menulis lagi
- Menulis dan menulis
- Overstromde seratus tahun yang lalu
- dari Bonek terbitlah Frans Sisir
- HUET Trainning at Freemantle - Perth, Australia Ja...
- Pengarang sedang mencoba WebCam tanpa penerangan, ...
- Petinju Kita Kurang Protein Otak
- Kayu dalam Perkerisan
- Dari dropout terbitlah Tarzan
- Parahkah anda mengemudi kendaraan?
- Pawai Cap Go Meh
- Bela Pati Seorang Istri
- Meja Kerja sekaligus Meja Makan
- Kartu Nama
- Cuma Gara-Gara Payung
- Ber-tram-way dahulu, bus way kemudian
- Gang Teratai Tempo Doeloe
- Sayur Teh
- Mengunyah Kopi
- Minum Kopi Sesuai Jurusan Masing2
- Mak Irah tiap hari "ngampung" untuk memenuhi kehid...
- helloHUET Jan 2004
- Ketika Kobra ikut mengamankan ibukota
- Cwie Mie
- Gang Torong dan Rel Anjlok
- Siskamling Tempo Doeloe
- Belanda Pincuk
- Kota Inten
- Enaknya jadi Belanda
- Antara Raden Mas Noto dan Yusril Ihza M
- Antara Anye(L) dan Jakarta
- Jakarta Merak Yang Membosankan
- Dari pabrik Candu terbitlah Universitas Indonesia
- "Dokter" Jepang di Batavia
- Pulo-Pulo di Batavia
- Jembatan Grogol
- Ayam Kampung dan Toxo
- Lapangan Tambak-Redjo
- Keur Master
- Gang Chasse
- Dulu Kapten kalah tinggi dengan Sersan
- Bus Lorena siapa yang punya
- Candu
- Kampung Luar Batang
- Mrs. Morgan dan JK Rowling
- Sertijab
- Pelayanan Pengangkutan di Batavia
- Pilamania 2
- Nasabah Perlente
- Pilamania
- Diet berdarah darah
- Saya sempat berkenalan dengan pemilik Alfa Mart in...
- Bayi Gemuk bernama Pertamina
- Zodia anti nyamuk?
- Wesel Pos
- Calon Investor
- Cawang atau CiAwang
- Diwaktu pagi burung bernyani
- Cucakrawa ayu bernama Anna
- Dua Strip - Istriku Hamil Lagi?
- Matraman atau Mataraman
- Kacang Rebus Sampang Madura
- WC Mampet di Lion Air
- Militan ala Madura
- Wastafel - ala Sampang
- Jurus Tipu Jaman Cupu
- Inovasi Madura
- Plengkung Yogya
- Daun Singkong Naik ke Steak
- Korek Api jaman Betawi
- Silence is never going to earn you a golden throne...
- Senyum membawa luka
- Kloset sebaiknya warna terang
- Anjing
- Makan sesuai Kasta
- Habis beras makan gabah
- Irianti
- Bernapas dalam lumpurnya orang betawi
- Tjiu Gambar Manuk
- Anda orang Indonesia kalau
- Hotel Prodeo
- Kangkung kriuk kriuk
- Kolonel=Coronel=Kolum=Stripe
- Pasar Senin dulunya Pasar Minggu
- Mayor Yance
- Asah gergaji - Fisik
- Under dan Overstatement
- Pengemis di Batavia
- Tragedi Pembantaian Orang Tionghoa di Batavia
- Alap-alap Ayam dari Petojo
- Apam Bantat Door to Door
- Snouck Huronye
- Sejarahwan - he he
- Brake no eat (rem tidak pakem)
- Ulang Tahunnya - di cambuki
- Penyembuhan dengan tertawa
- Berhenti Sejenak - Yusuf Iskandar
- Mesin mobil macet di rel kereta api
- Humor Soe Hok Gie
- Manajemen Ndeso
- Opium
- Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas dan Kerja ...
- Hindari beli bensin di Bandara
- Budaya Voligami Betawi Kuno
- Ketika diam bukan lagi emas
- Pekojan mulanya diisi wangsa Moor
- Soe Hok Gie dan Kenangan Mahameru
- Sekolah Hogwart
- Mizonofu alias Kascing
- Perbudakan di Batavia
- Kopi Timor Leste laku karena politis
- Mengatasi Kemapanan
- HUT Betawi 22 Juni 1527?
- "Kado Buat Mama" - di kamar sempit dan sesak
- Komplotan Tebar Paku Selalu Marak Lagi
- Surat Tercatat yang hilang di Betawi
- Salak Rasa Nanas
- Kejapanan dan Tiang Pancang (masih Inul)
- Jalan Pintu Besar, mana pintunya?
- Pulau Onrust
- Ada Sukun "Najid" di Kepulauan Seribu
- Gara-gara si Gantang, datang detektip dari Manca
- Fossil Gurameh
- Makan Kue Chang
- alergi susu
- Patung Bergerak
- Tahu yang asem justru tak berformalin
- Penulis Laris atau Penulis Sempurna
- Harta (emas) Karun Jaman Olanda
- Menjajakan Apam Bantat dulu dilarang
- Kue Kranjang vs Dodol Garut/Betawi
- Dodol Garut rasa Cadburry
- Toapekong anti lemak babi
- Hoofdaktoer
- Tips or Gratuation
- Ada suatu kebutuhan - Robert Kiyosaki
- Steve Job - Genius that change the world
- Combatan dan Non Combatan
- Penumpang KA liar seabad lalu
- Hygine
- Sumur minyak yang terhidrasi
- Kwetiau - Inul dan mentri Sri
- Bangsa Kasihan
- Kontroversi sebagai alat memenangkan persaingan
- 100 cm di depan Inul Daratista
- Dogma
- Tempe Mejik
- Perfectionis
- Racun Tikus
- Kerja Voor Zonder Gaji
- Daun
- Iklan Zaman Baheula
- Nama
- Buku Harian di Internet
- Tukang Insinyur Jantung
- Mbeling
- Mesin Tik - Diskontinyu
- Kecerdasan sang Kris Dayanti
- Jangan Tinggalkan Korek Api Gas dalam Kendaraan an...
- Kamar Barokah di Tanah Suci - untuk urusan arus ba...
- Peras dan Fermentasikan Persoalan
- Soto Gebrak, Bush Menggebrak Iraq
- jangan melihat buku dari Sampulnya
- Mind_Setting
- Protes dari Amrik dan disangka agen Inul Daratista...
- Taring Baru memenangkan hidup..
- Sukabumi 1958 - masih anak Tangsi
- Kakek anak Tangsi, ayah anak Tangsi
- Kabag di Jambi bukan Kepala Bagian
- Soesoe Eloq
- Inul di RCTI
- Kue Ranjang Bikin Lengket di Ranjang
- RM SEDERHANA ternyata tidak sesederhana namanya
- Nasi Goreng Kambing Muda dari Kb. Sirih
- Kol Sanders kok tuwiiir
- Jual diri ala Sontoloyo
- Menulis menurut Manager Sontoloyo
- Manajement by Sontoloyo
- Ang Pau sudah ada jaman VOC
- Pempek Palembang
- 100 tahun lalu minyak tanah pernah naik harga
- Encok gara-gara dompet
- Sup Berkah (Kerbau)
- Lampung
- KAUKUS bukan Kaukasian
- Menembus langit-langit kaca dengan masakan Padang
- RI Satu Setengah
- Pingin Jadi Presiden RI, kunjungi Cahaya Kota
- Landmark penerbangan Lokal atau Internasional
- Ibu Sandiah yang saya kenal
- Kitty tak punya mulut. Tanya Kenapa
- Soto Ayam Kadipiro
- Tesco, gurem yang jadi Dinosaurus
- Piso Lipet ArmySwiss
- Berburu Payung di Singapore
- Berburu Durian di Singapore
- Bakso Kotak dan Gelundungan apa bedanya..
- Mencari Air
- Jadwal MRT di Singapore
- Setor Cash di ATM
- Singapore (3) Taxi kasih Bonus
- Passport
- Singapore (2) - Hansaplast
- Transaksi di Timika
- 13 September 2002
- Doyan paha ayam? Sex anda kuat
- Ketika berhubungan dengan pedang ex pengawal Cut N...
- Lantai 3 ada di bawah permukaan tanah
- Ketika harus berhubungan dengan harta karun VOC
- Mbah Pono pembuat Bajigur Bakmi Kadin
- Mbah Ahmat
- Soto Daging pak Sholeh- Yogyakarta
- Pulang Lampung
- Ketemu artis di Kereta Api
- Bakmi Kadin Yogyakarta
- Nasi Gongseng
- Warung Mbak Diah - Yogyakarta - Taman Mini Makanan...
- Dari Bui ke Bakmi
- Tongseng Sunda Kelapa
- Tak tergoda Gado Boplo
- Somay Menteng depan Apotik Jawa
- Sujud Sutrisno pengamen jalanan
- Bedah tanpa Pisau
- Response Patil
- Terasi untuk mengobati luka
- Kuda Lumping kesurupan roh
- Bakso Plempung Yogyakarta
- Dikadalin tukang becak Yogya
- Belajar dari monyet
- Sultan Hamengku Buwono IX dan gembok
- Joke anak Mahasiswa
- Presentasi Mudlogging di Kampus
- Kapasitas Supir
- Cerpen pak Kuntowijoyo
- Cari Berkah Umur Panjang sampai Cina
- M-45 kalah dengan M-16
- Tempe
- Vespa bukan sepeda motor
- Teh Cap Teh Botol
- Ketika harus masuk ke RS Yayasan Kanker Dharmais
- Semburan Liar Cepu di ambil oleh Koran Tempo
- Date: Wed Feb 27, 2002 2:36 pm Mengajak anak be...
- Nokia dan Nopia
- Banjir Kemang Ifi Grande
- Toekang Letjet
- Beken
- Pasar Kembang Riwayatmu dulu.
- Borju
- Hidung Belang tercoret arang
- Solidnya Taufik Savalas di mata adiknya
- Kiat Bisnis Jaya Suprana
- Gurameh di Indovision
- IPA Postponed
- Wawancara di Trafic Light
- Anglingdarma - dan Naga Ngiler
- Tahi lalat di ketiak kiri Putri Malam
- Lotere
- Dacin
- Nyaris bentrok antar angkatan
- Jadi NaraSumber Talkshow Radio 86RH
- Minum Teh
- Tatkala Ban Kempes di Jalan
- Bakauheni
- Mangalah Gede Wekasane
- Menebak Pria dari Ultahnya
- Trail Polisi kalah dengan Jiangling
- Cirebon Express No 13
- Ketika mencari info di Rumah Sakit
- Bocah Penjual Slondok
- Stopper Majalah Intisari
- Kapak Merah
- Kapak Merah
- Kapak Merah
- Mengapa dinamai lapangan minyak Minas
- Math baru ala Jakarta
- Bolywood
- Helokopter Gagah Berani
- Cassa dan PC Board
- Date: Mon Jan 29, 2001 3:49 pm Masih kisah "Mim...
- Nila alias Mujaer (Slamer Soeseno)
- Copy tulisan Alm Slamet Soeseno
- Pak Depan
- Polisi Ubah Pangkat
- Macet di Merak 6 Jam
- Pernjahat mengaku Pertamina
- Sup Ayam Berkhasiat
- Ikut Kesurupan
- Berubah 180 derajat
- Banci
- Taifun di Australia
- Rusuh di Departemen Pertanian - Jakarta Selatan
- Kirlian
- Ikan Nyilet
- Limosin Rasa Angkot
- Boneka Galileo
- Barbeque
- Limosin di Manila
- Curi ilmu sambil menyabit rumput
- Hotel dekat Bandara Sultan Syarif Kasim II
- Miss Collin
- Baju apa yang bisa di "RENDANG"
- De Bong
- Mercy pun ikut antri premium
- Rojali anti Jamban
- Karper Gentong di Bali
- Haat Belajar
- X-cross your finger
- Jadi penerjemah sambilan
- Mengobati kaligata dengan tenaga dalam
- Tatto
- Beras Siam
- Karaoke plesetan Orchestra
- Ngemut Tilpun
- PKZIP
- Menabung tapi buntung
- Tusuk Jarum untuk ikan
- Antisipasi Pom Bensin menghadapi antrian
- Merayakan Gurame
- Yusuf Iskandar - Pramugari dan Penumpang yang kece...
- Bedah Kolam
- Sejarah Minyak Nusantara
- Iklan Rokok, bintangya pakde Saya
- Jangkrik Harimau
- Termometer Harimau
- Termometer Jangkrik
- Tilpun dipakai orang
- Artikel # Dua jam bersama anak Jalanan
- Pinjaman tanpa bunga
- Torpedo
- Air mengalir sampai.....telinga pancalongok
- Pancalongok di rumah saya
- Tingkah MOGE yang menyebalkan
- Matematika Bank Roxy Mas
- Ulang Tahun
- Demo di Jeddah
- Menulis - Cara Panjangkan Umur
- Bhisma II
- Ibu Sekel
- Pasar Tradisional vs Supermarket
- Piring
- Croissants
- Menghadapi pasangan yang marah cara Arab
- Kejang Otot
- Gis Dur dan Lontong
- Rem Blong, Astaga.Com Terbit
- Taxi dan Laptop Hilang
- Taxi Kurang Ajar
- Perlengkapan minim Aparat
- Tinggal Glanggang Colong Playu
- Re- Bless You
- Bless You
- Pria Buntung tapi Jagoan dari Ambon
- Ludah Bacin
- Jalan Berangin - Lawakan Gus Dur
- Bromocorah dan Petrus
- Jangan salah tulis alamat di Singapore
- Ba Ba Black Sheep
- Di usir Bondan Gunawan
- Silaturahmi denganbekas pengawal pak Harto
- Ki Moh Said
- Cendana
- WE WISH YOU A HAPPY MERRY CHRISTMAS
- Mengapa disebut Sepatu Keds
- Pengantin Wanita di kiri Pria
- Ngelaras - Yusuf Iskandar
- Puasa di Amerika
- HoneyMoon
- Angka 13 angka Sial ?
- Ladam Kuda
- Pencuri ber hipnotis door to door
- Gumun itu perlu
- Pribumi jangan makan banyak
- Mak Encas si penunggu orang Sakit
- Seputar Cerita Nagasasra dan Sabukinten
- Ting-ting Jahe
- Terminal F2 Cengkareng
- Sanwich dulu makananan para pejudi
- Salah Alamat
- TV semangkin banyak
- Emosi
- Salah Alamat
- Kolonel Saunders
- Sumur Minyak Pertama
- Pelangi pelangi
- Penyakit ikutan orang lain ngetop
- Pensil bentuk segi enam
- Salary dan Fee
- Pendekar HAM
- Bilabong
- TomBoy
- 14 Mei 1998
- Beras Jepang
- Gerhana atau Gegana
- Di demo Pengasong Jalanan
- Jalan Alternatif Puncak Rawan Pemerasan
- Preman berbulu Mobil Derek jalan Tol
- Debat TimTim
- Pemuda berkelewang dihajar masa
- Kunci Pengaman Pedal
- Moustafa Mega Market
- Sate Madura dan Siti Madura
- Inovasi Madura
- Perkututnya Sakau
- Salak Rasa Nanas
-
▼
March
(650)
Mimbar Saputro as Pakde Blangkon
- Mimbar Saputro
- Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com
0 comments:
Post a Comment