Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 18, 2006

Prestasi Bangsa Ini

Date: Sun Mar 20, 2005 7:03 pm

WORMS

"The early bird catches the worm" - demikian kata pepatah Inggris, alias jangan bangun kesiangan, ntar jauh rejeki. Demikian pameo turun temurun yang kita dengar dari para tetua kita. Eh kok belakangan malah saya dengar pemeo, "orang yang datang belakangan dapat sego sak wakule" alias biar lemot asal lebih banyak peruntungannya. Ternyata bangsa Indonesia adalah bangsa paling nomor satu dalam urusan bangun sebelum jam 7 pagi. Menyusul Vietnam dan Filipina. Lumayan juga, hasil riset AC Nielsen terhadap 28 Negara, meliputi 14100 warga, mulai dari Asia, Eropa, Amerika.

Kalau dipikir-pikir betul juga. Saya tinggal di kawasan Grogol, sampai jam 2 malam, biasanya suara kendaraan yang melaju di Jalan Muwardi Raya baru berkurang. Lantas begitu memasuki jam 4 pagi, dari mulai suara kendaraan satu persatu, berangsur mulai ombyokan. Suara yang paling menjengkelkan adalah Bajaj Bajuri, sudah nyempreng, monoton, banyak lagi. Menduduki posisi kedua adalah motor jenis RX-King, selain ngeter suaranya, selalu dikendarai dengan secepat kilat.

Selanjutnya yang tidur paling laat adalah orang Portugal, disusul Taiwan, Korea Selatan dan terakhir Hongkong. Sementara orang Jepang, ternyata bangsa yang tidur paling irit lantaran kurang dari 6 jam semalam, sedangkan bangsa paling doyan molor adalah Australia, setidaknya 9 jam per hari. Rata-rata orang Osie sudah menjadi manuk-engkuk pada jam 10 malam.

Balik ke The early bird catches the worm, maka pemeo ini di Indo menjadi the early bird catches cacingan.."

WONDER TKI
TKW kita di Singapore, Harmini, Warinah dan Emiyanti ternyata mampu menyabet Pembantu Terbaik 2004. Padahal pesaingnya TKW asal Philipina, Thailand, Banglades dan Srilangka juga bukan pekerja sembarangan. Harmini misalnya, selain berhak menggondol 1500 dolar dan Penghargaan lainnya, ia disebut dewan juri yang memilihnya sebagai "wonder woman" lantaran selama 6 tahun melayani dua jompo penderita serangan jantung, gagal ginjal dan komplikasi lainnya. Selain sangat baik melakukan pekerjaan rumah lainnya. Warinah menang karena selama 6 tahun menjadi pembantu yang loyal, sabar, rajin saat merawat penderita sakit keras selama 6 tahun. Sedangkan Emiyanti mampu mengurus rumah tangga dengan 5 anak yang harus diasuh.

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com