Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 18, 2006

Sabun dan Bung Hatta

Ada satu ajaran Bung Hatta yang masih saya ingat yaitu "hemat".

Soal sabun wangi misalnya, Bung Hatta pantang membuang potongan sabun lama yang tinggal secuil. Biasanya sabun secuil itu ditempelkan kepada sabun yang baru. Ajaran ini masih saya terapkan sampai sekarang.

Tapi seperti kata pepatah lain lubuk lain belalang, di Rig Pengeboran, ajaran Bung Hatta seperti berlalu begitu saja. Seperti diketahui, setiap pekerja rig pengeboran, mendapatkan jatah sabun mandi. Terkadang shampoo. Setiap hari handuk diganti untuk menjamin kebersihan dan kenyamanan para pekerja pengeboran. Ada dua sabun yang tersedia melimpah disini yaitu sabun wangi biasa biasanya merek Gold atau Luxury, dan sabun kedua permukaannya kasar seperti pasir dan dinamakan "sandy soap". Sabun terakhir yang rasa ampelas umumnya berwarna coklat, kegunaannya untuk membersihkan kotoran seperti bekas oli, gemuk atau kotoran lain yang membandel. Kalau nekad dipakai untuk mandi, saya teringat masa kecil kalau habis mandi di Sungai Musi dan bermain layang-layang, oleh ibu langsung "digebeg" pakai sepet alias sabut kelapa. Habis mandi rasanya kulit seperti dicabein, pedas. Emangnya cucian piring, pakai digebek pakai sabut kelapa. Tapi mana berani saya membantah.

Dua sabun ini hanya sekali pakai langsung dibuang kesebuah ember penampungan Hati saya rasanya mencelos melihat batangan sabun masih segar dibuang begitu saja. Padahal sabun yang sama bisa bertahan 2 minggu ditangan saya. Dan entah mengapa tidak terfikirkan untuk memberikan sabun kecil seperti umumnya di hotel-hotel. Terkadang terfikir mengimpor sabun bekas dari Australia. Kalau baju bekas bisa, mengapa sabun tidak.

Darwin April 2005

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com