Posts

Showing posts with the label timor

Di Dili berlaku Naik Bayar Turun Gratis

Umumnya kita mengenal slogan di warung rokok seperti " Hari ini bayar, besok boleh hutang ," yang intinya tidak menerima transaksi secara kredit. Namun di Dili, sejak harga BBM dinaikkan menjadi hampir US $1 per liternya, maka para supir Angkot mulai resah dengan kebiasan nakal para penumpang. Padahal tarip Angkot tetap sama yaitu rata-rata pelajar dikenakan 10 sen dan umum dikenai tarif 20sen, tetapi saat turun, penumpang nakal mulai mengeluarkan uang 50 sampai 100 dollar sehingga para " konjak " - kondektur tidak bisa berbuat apa-apa karena mereka tidak bisa mengembalikan uang sebanyak itu kepada penumpang satu persatu. Inilah yang membuat direktur transportasi Basilio M. X. Texeira mengubah pola pembayaran menjadi " Naik Harus Bayar, Turun Boleh Gratis .." Sebelumnya pengguna jasa angkutan umum membayar jasa pelayanannya setelah turun, namun dengan pola baru ini pengguna jasa membayar dulu sebelum naik. Angkutan umum seperti mikrolet beberapa hari ini m...

Dokumen 141

Canberra geger!. Selama ini mereka menyangka setelah dibantu bebas dari Indonesia maka negara Timor Timur akan menjadi anak mami yang menurut nasehat pengasuhnya. Apalagi tak sedikit biaya dikeluarkan untuk keamanan negeri kecil ini. Dalam tahun pajak sekarang, tak kurang 750 juta dollar dikucurkan Australia untuk keamanan negeri yang setelah merdeka malahan carut marut dilanda perang suku. Kini gonjang-ganjing baru saat ditemukan dokumen yang bakalan tidak berkenan dihati Canberra. Dokumen setebal 141 halaman menyebut bahwa uang hasil minyak bumi yang melimpah dibumi Timor Timur sebaiknya dibelikan senjata, dibelikan kapal laut yang dipersenjatai rudal agar dapat menghalau musuh yang mengganggu kedaulatan negara mencuri ikannya dan melakukan penyelundupan. Penyusunnya diduga penasehat dari Portugis dan Malaysia. Melihat rencana sepuluh tahun kedepan, maka dapat dimengerti bahwa Presiden Ramos Horta sudah membaca laporan tersebut. Yang lebih mengagetkan lagi, penulis merekomendasikan a...

Artikel #917 Pemilu di TimTim dan Bahasa Indonesia

Mengesankan dan membuat merinding ketika anak muda Timor Timur membacakan hasil pemilihan umum dalam bahasa Indonesia. Saya sampai melompat dari tempat duduk saya tidak percaya pada pendengaran saya. Lalu di televisi nampak bahwa sebuah koran Suara TimorLorosae dalam edisi bahasa Indonesia mengatakan " Jika tak ada mujizat dalam proses perhitungan suara hasil pemilu presiden jilid ke-2 di Timor Leste, Rabu (9/5) kemarin, calon presiden (capres) Dr. Jose Ramos Horta bakal mulus ke Istana Debu, Kaikoli, Dili, untuk menduduki kursi presiden RDTL yang sebentar lagi ditinggalkan Xanana Gusmao. “Trima Kasih Xanana, Selamat Datang Presiden Baru Horta”.Terima Kasih Xanana, Selamat datang Ramos Horta. " Menurut Jakarta Post, mereka memeriahkan kemenangan dengan menyanyikan lagu "Terajana" nya bang Haji Rhoma Irama. Lucia Lopes, 19, hapal hampir semua lagu dangdut, dan Peter Pan." Sementara rekannya, Sanches, menyukai group band Dewa, Slank, dan Ratu. Bahkan Taxi, Restor...