Posts

Showing posts with the label tembakan

883- Polisi Marak Main Tembak?

Suatu pagi di Sukabumi tahun 1957, saya berusia 4 tahun. Ibu nampak sudah berkemas tidak seperti biasanya. Rambut saya yang berjambul hitam lebat (belum botak), disisiri sampai membentuk jambul tinggi. Agar lebih kokoh bergeming diterpa angin, rambut saya diolesi pomid (pomade), parfum para pria dulu yang dikemas dalam kaleng lonjong, bertuliskan Pomade dengan aroma Lavender. Bergegas kami menuju Balai Pertemuan Prajurit di Sukabumi. Hari itu, ayah baru menyelesaikan masa pendidikan lanjutan kepolisiannya di SPN (Sekolah Polisi Negara). Rupanya saat yang dinantikan adalah pembacaan surat keputusan penugasan para siswa baru kepolisian. Para istri polisi pada berkumpul mengikuti jalannya pembacaan dengan wajah tegang. Kalau seorang suami medapat penugasan di Jawa, wajah yang diberi tugas nampak sumringah seperti kucing menelan anak ayam. Mereka bersalaman satu sama lain. Tiba giliran kami ditempatkan di Kertapati Palembang , tiba tiba pecah tangisan. Ibu tersedu-sedu. Apalagi...

811-Peluru

Sebagai remaja, Fadilah Idris sering merasa kurang PD dengan penampilan tubuhnya, padahal sejatinya roman wajahnya mirip Reggie Lawalata, cuma namun terpaut di postur tinggi badan. Kadang ia seperti menyesali mengapa sang Maha Adil, sepertinya pilih kasih. Untuk menutupi "kekurangannya" saat bepergian ia seperti tak pernah lepas dengan sepatu hak tingginya. "Biar pegal tumit, asal tetap kelihatan tinggi.." Boleh jadi yang diliriknya adalah wanita berpostur "bangkok" ala para pesohor. *** Seperti layaknya muslimat di bulan Ramadhan, Fadilah amat tekun menjalankan puasa di negeri orang dan tak lupa Tarawih di mesjid bersama para imigran lainnya. Bulan puasa tahun ini, ia seperti mendapat jawaban, mengapa ia terlahir dengan tubuh yang sedang-sedang saja menurut ukuran orang timur. Saat ia menjalankan salat Tarawih, Jumat 29 September 2006, di Mesjid Mirrabooka, Australia Barat tanpa sepengetahuan jamaah yang berjumlah sekitar 250 orang, sebuah mobil berwarna ...