Posts

Showing posts with the label kuliner

Nasigoreng Sepiring Berduwah

Image

Babang Baso Tahu

Image
Babang Bakso ini mangkal di Komplek Ambharapura, sebuah komplek perumahan Perwira Tinggi TNI AU,  sehingga Top dengan nama Komplek Kodau. Bahkan jalan raya disana diberi nama jalan raya KODAU. Tapi jangan kecele kalau tak secuilpun potongan pesawat dipajang disana. Dan jangan sekali-sekali berpikiran  mengubah nama komplek menjadi Bebek OffLine lantaran pesawat motor bebek yang kita temui disana milik babang Ojek. Di kali Gapura bersayap yang mengindikasikan ada bau-bau “Angkatan Udara” – inilah babang Bakso Tahu mangkal disana. Saya baru tahu ini hari. Gegara tadi mengantar paket. Saya parkir pas didepan si babang. Dan terpesona melihatnya  sibuk sekali melayani pembeli. Seperti tahu bahwa saya “kemecer” kepingin bakso tahu, oleh Toko Sebelah saya dibelikan semangkuk. Idep-idep upah nganterin beliau ke JNE yak. Seperti biasa, kami termasuk mahzab radikal anti “Saus” berkulit kemerahan. Eh si babang seperti baca pikiran, dia bilang -“Saus saya merek Belibis”  ...

SUP DJAKARTA

Image
Mimbar Bambang Saputro mimbar [dot] saputro [at] gmail [dot]com Rasa Satenya rata-rata. Rasa supnyapun demikian.. Maaf. Pesannya ES TEH yang tawaR.. Maksud teh pait dengan butiran pecahan es batu ..  Babang Sop memberikan minuman kemasan dari Kulkas.  Penyebutannya memang mirip tetapi rasanyaya lain.

Jalur Pantura - Kedai Masakan Laut Pesona-Laut

Image
Membawa anak-anak dalam perjalanan darat yang cukup jauh, misalnya, Jakarta-Yogya melalui Jalur Pantura (Pantai Utara Jawa) diperlukan trik tersendiri. Berbeda dengan para orang tua yang cenderung duduk manis-manis dan terburu-buru sampai di tempat tujuan, maka anak-anak perlu di umbar setiap dua atau tiga jam sekali. Pasalnya anak-anak yang energik bila dikurung dalam ruang sempit seperti mobil seringkali mereka mengatasi kebosanan dengan berkelahi satu sama lain. Padahal secara insting adalah melepaskan energi yang berlimpah. Jam tangan digital dipergelangan tangan menunjukkan pukul 7:30 pagi, berarti sudah mendekati tiga jam lebih kami berkendaraan dari Jakarta menuju Yogyakarta . Perut sudah keroncongan minta diisi, sementara harus menghadapi Jalur Pantura yang konon dari lebaran ke lebaran selalu tak putus dipeluk kerusakan sana sini. Sambil memberikan waktu pengemudi merokok dan melepas lelah, kendaraan kami belokkan menuju rumah makan di kawasan Eretan- Kecamatan KandangHa...

Gelas Anggur Merah Yang Memabukkan

Malam itu cuaca kota Perth masih membangkitkan gairah api ngilu di lutut saya seakan kapsul suplemen Glukosamin seperti sudah tidak mempu menahan dinginnya udara yang menurut siaran radio yang disetel dalam Taxi Swan mencapai 18 derajat selsius. Yang repot, tiupan angin kencang membuat muka seperti dikaploki pasukan Jepang satu peleton. Serius, bibir saya sempat berdarah karena panas dalam. Maka tak heran ketika teman sebangku di pesawat, seorang Akuntan asal Tirtodipuran Yogyakarta, Nona Andrianto, yang datang 1875 mil dari Perth untuk menghadiri pernikahan familinya di Jakarta, meminta segelas Anggur Merah. Apalagi ia memilih menu masakan ikan sehingga wajar kalau ditemani segelas Anggur untuk menghilangkan rasa amis pada masakan. Dengan sigap dan profesional sang pramugari menuangkan botol anggur, lalu berlalu melayani penumpang dibelakang kami. Selesai makan malam, kulirik mbak Andri mengunyah permen karet sambil siap-siap membaca buku saku. Lalu saya iseng bilang, “ anda yang mi...