Posts

Showing posts with the label bakmi goreng

Bakmi Bangka

Image
Sebentar saja Mie Bangka ( Mie+Ayam+tauge) ditemani Bakso dan Pangsit sudah ludes. Rasanya belum nendang. Sekalian menunggu pesan minuman, maka semangkok Bakso kami pesan. Dan berhasil. Perut yang sudah puasa sejak pukul delapan belas kemarin mulai tenang. Sambil tunggu punya tunggu, sebuah mobil diurapi shampo kemudian masuk kedalam ruang bilas sambil di gosok dengan kemoceng otomatis. Mobil selesai dengan basah dan bersih, tetapi kerongkongan masih kering. Ternyata minuman belum juga datang. Akhirnya kedai Bakmi Bangka Super kami tinggalkan setelah sedikit berpesan - mbak kenapa pesanan minuman tidak kunjung tiba. Tapi sambil larak lirik, memang teman pengudap lain makan juga zonder minum.. TKP Jalan Raya Jati Makmur, Pondok Duta Satu Porsi Mie dan Bakso Lima Belas Ribu Rupiah

Gocekan Bakmi Pele - Yogya

Image
Telor bebek, potongan kubis dan taburan bawang goreng, barangkali itulah resep mengapa Bakmi Godok ala Yogya memiliki rasa lain dari yang lain. Salah satunya adalah bakmi Pele. Bahkan kedatangan terakhir almarhum Taufik Savalas di Yogyakarta adalah mengirimkan SMS kepada teman-temannya untuk ditraktir Bakmi Pele. Penampilan bakmi Godog yang "nyemek" seperti melintasi dua dunia berkuah dan kering memang ciri khas lain dari bakmi Jawa ini. Anda bisa memesan bakmi, bihun godog, bakmi goreng, dan nasi goreng dengan "uritan" alias jerohan ayam berupa ampela, usus dan hati ayam sehingga aroma yang tercium antara sengatan telur goreng, bawang goreng disertai sedikit aroma dari arang dari tungku membuat penggemar gocekan bakmi Pele seperti sukar untuk dilupakan penggemarnya. Jangan tinggalkan Yogya sebelum menikmati Bakmi Pele. Mimbar Bambang Saputro mimbar [dot] saputro [at] gmail [dot]com +62 811806549 - TEXT PLEASE

Nasi Goreng Ketandan Yogyakarta

Image
Bondan Winarno pernah menyebut warung bakmi bersahaja "kareman" alias kesukaan almarhum Umar Khayam ini sebagai bakmi " sepuluh lagi " - pasalnya, sekalipun nama warungnya adalah Ketandan dan ber TKP di jalan Jlagran (300 meter ke utara pertigaan PKU Muhammadiah), namun pembeli yang berjibun membuat pemesan bakmi atau nasi goreng akan di" semayani " (jawab), masih sepuluh piring lagi yang harus dibuat sebelum giliran anda tiba. Dua anglo arang membara melayani masakan porsi per porsi. Letikan bunga api yang meledak sambil berterbangan sekitar arena masak, bau bawang putih yang harum memang ciri khas masakan ini. Bagi "Poh" - sang juru masak, membuat makanan secara "kodian" akan menyebabkan cita rasa masakan menjadi luntur. Akibatnya, seperti halnya pada bakmi Kadin, anda harus mengikuti tradisi, pasrah van Yogya. Secara kebetulan saya men scanning warung ini ketika melihat kumpulan orang terutama warga keturunan berkumpul di sebelah b...