Apam Bantat Door to Door
Nama Mr. Rebing mustinya tercatat sebagai seorang inovator dalam marketing. Tanpa banyak teori yang melibatkan buku literatur marketing yang tebal ia sudah tancap gas menjemput bola, dengan mendatangi pelanggan alias "door to door" padahal hal tersebut terjadi seabad yang lalu. Mr. Rebing juga paham bahwa di alam serba kompetitip ini ia musti gesit, termasuk dalam urusan jualan " apem bantat ". Semua juga tahu bahwa urusan apem bantat tidak bisa lepas dari yang namanya aktivitas hormon, otak boleh bilang "jangan" tetapi ketika hormon naik ke otak, ada nenek diperkosa, ada balita di sodomi. Tetapi yang membuatnya ia unik adalah sambil menjemput bola, ia menggiring para pemilik apam bantat keluar masuk "roema makan" maksudnya hotel dari satu roema makan ke roema makan lain. Persis orang menggiring bebek. Rupanya hari Kamis 9 Juli 1903, peminat Apem Bantat rada meningkat sehingga tinggal satu apam tersisa. Tidak dijelaskan apakah Rebing menjajakan ...