Posts

Showing posts with the label singapore

Pantai Punggol di Senja Hari

Image
Mimbar Bambang Saputro mimbar [dot] saputro [at] gmail [dot]com

Warning! Extremely Addictive

Image
Wuit jangan coba coba buka.. Sekalipun satu ayat. Kenal bener dengan keripik kentang pada. Tapi bagaimana kalau yang satu ini dibalur dengan "century egg" alias telur asin ?. Garansi jebol dah iman. Sepotong dua dijepit pakai jari dimulut langsung multiplesnackorgasmic. Tau tau tinggal conthongnya.. Dari makan manis menjadi Krakus Nama orang Indonesia ini Irvin Gunawan, di Singapura identik dengan makanan keripik kentang atawa keripik kulit ikan ini dilabeli Extrim Lezatnya - bahkan ada yang menyebut Extremely Addictive ". Semula ia buka kedai "Leban HK Cafe di  Jalan Leban - sebuah permukiman ndusun - tak populer". Sayang usahanya tak membuahkan hasil. Tetapi pekerjaan iseng membuat keripik kentang dibalut Kuning Telur Bebek malahan bikin ia moncer. "Saya bukan orang melek Media Sosial," kata Irvin saat diwawancarai Strait Times menjawab pertanyaan mengapa tidak menggunakan social media. Satu-satunya promo yang dia lakukan adalah beli kain ...

Es Potong

Image
Anak saya pada hapal kelakuan bapaknya. Setiap kali kami berada entah di di Orchard Road atau Geylang atau mana saja di Singapura, lalu melintas di depan pedagang es-potong, tak ayal lagi bapaknya akan berhenti, mengeluarkan satu dollar dan berjalan sambil "nyecepi" menyedot es potong yang digencet dengan roti tawar. Yang mereka tidak mengerti adalah ketika 1981, saat pertama kali dipanggil ke Singapura untuk menjalani pelatihan, belum pernah berbahasa Inggris secara aktip, menjadi kagok ketika harus mendengar dialog Inggris ala Singapura. Dan lebih penting lagi, sekok (shock) budaya dan harga mengingat harga makanan di Singapura kalau di kurs dengan rupiah kita menjadi teramat tidak masuk akal mahalnya. Tatkala perut mulai lapar, sekalipun saat itu mendapat uang saku sebesar 20 dollar perhari, maka dua potong eskrim berlapis roti tawar sudah cukup menangsel perut. Apalagi tujuannya menghemat, agar bisa untuk membeli oleh-oleh untuk anak-anak yang waktu itu masih balita. Apal...

Artikel #923 Laksa Katong

Image
Kalau sudah di Singapore, soal makanan saya kurang sreg memberikan penilaian yang positif. Masalahnya memang beda lidah. Namun kedai Laksa KATONG ini memang berbeda. Begitu and memasuki kedai, sapaan lembut kuah berbau semacam "lethok" - ini sayuran ibu-ibu di Jawa Tengah memanfaatkan tempe yang tidak jadi. Semangkuk kua kental yang terbuat dari santan dan bumbunya termasuk curry leaf atau daun ketumbar yang sensasinya mirip " walang sangit " - ditambah bumbu seperti jahe, lalu diinfiltasi dengan fish cake (sejenis otak-otak, tapi bukan). Dicampur bee-hoon, bean sprout (kecambah), kerang atau tiram, sotong - menghasilkan harmoni yang lidzat zidan untuk dinikmati. Belum ketinggalan sambalnya sambal goreng terasi. Cara menjualnya tergantung pesanan dan besarnya mangkok. Berkisar dari $3, $4,$5 Konon penamaan laksa ini karena rasanya campuran bermacam bumbu sehingga rame-rasanya - hanya orang dulu belum kenal akan iklan rokok, sehingga daripada pusing-pusing menyebutka...

Artikel #921 Tetap Bersih

Image
Membayangkan situasi sebuah lokasi pembangunan, apalagi saat tahap pemasangan tiang pondasi dimana kegiatan mengebor tanah apalagi dalam suasana musim hujan begini maka tak aneh jika lokasi pembangunan, kendaraan berat akan " belepotan " tanah merah dimana-mana. Uniknya di Singapura, sekalipun lokasi pembangunan kotor dan berantakan, namun di luar gerbang, kebersihan kota tetap terjaga. Semua kendaraan berat yang keluar masuk proyek tetap diharuskan membersihkan ban-ban mereka dari tanah liat sehingga jalanan sekitar selalu bersih. Untuk itu di mulut gerbang disediakan penjaga yang bersenjatakan selang, sapu dan semrotan air sehingga mobil yang keluar proyek tetap dalam keadaan bersih. Bahkan kendaraan berat seperti pengaduk semen mutlak dilengkapi persediaan air dan selang untuk membersihkan ban dan kendaraan mereka. Rasanya tidak perlu saya jelaskan lebih lanjut bagaimana kondisinya jika kita melihat kotornya jalanan di Ibukota ketika proyek-proyek pembangunan berlangsung. ...

Artikel #920 Nasi Padang Tanpa Greget

Image
Seorang family yang sudah sepuluh tahun tinggal di Singapura mengajak saya menikmati masakan Padang yang kesohor di Singapura. " Pemiliknya orang Padang aseli, kelihatannya menikah dengan orang Singapura lalu membuka warung padang dan diberi nama RM Nasi Padang River Valley ." " Siang malam warung ini tak pernah sepi pembeli, pernah sebuah rumah makan "Mayang Sari" membuka kedai yang sama disebelah River Valley. Sekalipun masakannya lebih bersih, warna sayurannya lebih menggiurkan namun, hanya beberapa waktu pelanggan kembali kepada yang aseli yaitu River Valley ," tambahnya meyakinkan. Ketika saya memasuki restoran ini, kata-katanya memang terbukti. Pembeli seperti tak habis-habisnya mendatangi warung ini. Pemiliknya ibu haji yang aseli Sumatera Barat kadang keluar menyapa pelanggan. Sebuah klipping tabloid menempel didinding kedai menyatakan bahwa " resep masakan padang ini telah direkam dalam disket dan disimpan dalam lemari besi sehingga dijamin t...

Artikel #914 Antara Hidup dan Mati

Image
Orang Singapur mulai berhitung soal jatah tanah yang hidup dan yang mati. Selain tanah permukiman yang kian sesak, tanah pemakamanpun mendesak yang hidup. Di salah satu kawasan Chou Chu Kang (CCK), misalnya tiga ratus hektar lebih lahan pemakaman akan penuh terisi pada tahun 2064. Cara tradisional selama ini menyaratkan jarak 45 cm antara satu lubang dengan lainnya dinilai boros tempat. Baru-baru ini Badan Lingkungan Hidup mengumumkan cara penguburan yang lebih irit lahan. Kubur " baru " ini akan berupa kotak tanpa alas terbuat dari beton cor setebal 15 cm. Angka sepintas tak berarti ini ternyata bisa menampung kapling tambahan sebanyak 240 kubur per hektarnya. Untuk mengakses liang lahat, disediakan tangga sebab beberapa aturan agama menyaratkan jenasah atau peti mati harus bersentuhan dengan tanah. Sebagai penutup makam dibuatkan cor-coran beton berbobot empat ton, lalu di atas tutup inilah ditanam rumput atau dipasang nisan, monumen sebagaimana pilihan famili. Dengan sis...

Artikel #911 Mengejar Sultan D24

Image
Durian Sultan - musim buah Juni - Juli Seorang mahasiswa Universitas Connecticut asal Thailand rupanya kangen akan buah kesohor dari negerinya, durian. Diam-diam ia menyelundupkan buah tersebut kedalam apartemennya. Saat ia menikmati buah nyam-nyam tersebut pintu apartemen didobrak dan serombongan pemadam kebakaran berusaha mencari "kebocoran gas." Rupanya bau yang menyengat tersebut diterjemahkan oleh tetangga apartemennya sebagai "bau serupa pipa gas yang bocor," sehingga zonder periksa kiri kanan, ia menilpun barisan pemadam kebakaran, sebelum ledakan hebat terjadi . Rupanya mahasiswa Thai ini masih belum kapok sehingga ketika ia pindah ke apartemen lain dan menyelundupkan durian lagi. Kali yang ketiga, petugas yang mendatanginya sampai hapal dan berang mengatakan " you again.." - paling tidak sebuah pintu tidak dirusak. Dalam harian Strait Times edisi Rabu 16 Mei 2007, memperlihatkan Pak Lah "panggilan akrab PM Malaysia Abullah Badawi" deng...

Artikel #910 Sarapan Pagi di Ya Kun

Image
Tahun 1926 , seorang anak muda berbekal kopor tua nampak berdiri kebingungan di pelabuhan Singapore. Usianya baru 15 tahun, saat anak sebayanya masih " mbok-mboken " - bahasa jawa " menetek " orang tuanya, ia sudah berani meninggalkan daratan Hainan, Cina menuju negeri yang ia tidak ketahui akan menjadi apa disana. Tapi tekad anak Hainan yang bernama Loi Ah Koon sudah bulat, kalau sudah berani mengarungi ganasnya laut Cina Selatan, berarti telah siap menaklukkan Singapore. Aral yang melintang adalah ia tidak punya sanak kadang di Singapore. Dengan langkah kaki yang agak "ngengkang," cara berjalan dengan telapak kaki menghadap keluar, mirip komedian Charlie Chaplin, tergopoh ia menyeret kopor kayu tuanya menuju komunitas orang Hainan. Sebuah kedai kopi menawarinya sebagai pelayan. Tidak lama kemudian gemrincing upah dan uang tips masuk dalam celana pendek dril seperti mengajaknya berbuat selangkah lebih maju. Ia lalu mengajak dua imigran Cina untuk mendiri...

Artikel # 905 Lee Kuan Yew

Pemimpin kelahiran 1923 di Semarang ini memang unik. Beberapa tahun lalu ia geram dikritik Australia sebagai " diktator yang sukses secara cerdas menguasai Singapore ." lalu ia menjawab " kalian Australia adalah sampah putih. Stop mengevaluasi kami. " Ia memang tajam lidahnya. Maka ketika Australia mau macam-macam dengannya, langsung di serang balik. Kalian orang Australia mau mengaku Asia bukan, mengaku Putih jauh. Paling juga sampah orang Kulit Putih. Pikirnya orang bisa seenaknya mengecam kebijaksanaan politiknya, mengapa tidak di kecam balik? - soal tindakan pelanggaran HAM, bagi Lee, urusan negara kok "coba-coba" menerapkan ilmu demokrasi dari buku keluaran barat yang tebal-tebal, belum tentu cocock diaplikan di tanah airnya - emang iklan minyak gosok. Bagi Lee, negara bukan pusdiklat untuk coba-coba jadi Presiden. Kalau tidak cocok diganti dengan yang lain sebab korbannya akan banyak dan sekali rusak tatanan negara, sulit direstorasi. Ia persetankan ...

Artikel #903 Boleh Marah Menjelang Imlek

Perasaan hari masih terlalu muda di Singapore untuk sebuah aktivitas kegiatan bernama marah-marah. Sekitar jam 06:00 kami mendengar suara pintu diseberang sana digedor (tapi pak RT tidak nongol). Seorang ibu sudah melewat setengah baya dengan suara keras menagih janji kepada tetangga kami yang sedikitpun tidak berusaha keluar dari kamarnya. Belum cukup dengan cara yang rada "urakan" pelepas uang ini menempelkan kertas berbentuk pita kuning beraksara hurup pisau kepintu tetangga sekitar. Kalau saja ada adegan tersebut dalam filem hantu Hongkong, saya kuatirkan begitu ditempeli kertas bermantra sakti, pintu akan segera melakukan lancang depan lalu berjalan dengan cara melompat-lompat bak mayat hidup yang menor berpupur tebal. Tulisan mandarin kira-kira berbunyi "wahai para tetangga, temanmu ini belum bayar hutang.." - celakanya dalam komunitas mereka masih dikenal pula kalau ada orang berhutang maka tetangga sekitar bakalan dilibas sial. Efek yang diharapkan agar p...