Artikel #912 Semua Orang Lumba-Lumba
Yang membuat kuping lalu berdiri, suara musik ini terdengar di kaki apartemen di satu negeri kecil yang sekalipun hanya satu jam setengah dengan penerbangan, bisa menunjukkan suasana berbalikan dengan kota tanah tumpah darah saya. Saya lirik arloji masih menunjukkan sekitar pukul 10 pagi di hari Minggu, ketika dari pengeras suara terdengar suara mikrofon diketuk-ketuk dan ditiup sehingga menimbulkan suara mirip letupan bom. Lalu organ tunggal mulai dipencet mengiringi suara penyanyi membawakan lagu "lima menit lagi ah ah..." Maaf bagi bukan pengamat dangdut, lagu "lima menit lagi" dipopulerkan oleh Neti Herawati ini lumayan populer sekalipun belum selaris manisnya lagu Mandi Madu atau Bang SMS. Rupanya inilah cara "keriaan" berupa resepsi pernikahan dikalangan keturunan Melayu. Konon sekaya apapun orang Melayu, soal perkawinan mereka memilih tempat di kawasan apartemen. Bukannya pelit tetapi kuatir ada diantara para sanak kadang, kerabat justru urung hadir...