Posts

Showing posts with the label arab saudi

Sultana

Ini bukan nama merek biskuit yang menyiratkan kenikmatan, namun cerita kepedihan seorang Putri Kerajaan Arab yang hidup sebagai burung dalam sangkar emas, namun dijejali pelecehan, perkosaan dan penyiksaan dari kaum lelaki, kakak dan ayahnya. “ Ketika Faruq (kakak lelakinya) berusia sepuluh tahun, ia mendapatkan jam Rolex emas pertamanya. Aku benar-benar menderita, karena saat aku meminta kepada ayah sebuah gelang emas yang ada di Souq (pasar), Ayah menolak permintaanku dengan kasar. Selama dua minggu Faruq memamerkan jam Rolexnya, aku melihat ia meletakkan jam itu di atas meja dekat kolam renang. Karena cemburu, aku mengambil batu dan menghancurkan jam itu.” Dari sini Sultana sudah merasakah bahwa dikeluarganya seorang anak lelaki adalah putra mahkota, segala permintaannya dituruti segala kesalahannya dimaafkan. Sementara bagi anak perempuan, ia mirip anak yang tidak diharapkan. Dari pembantu yang umumnya berasal dari Filipina, ia baru tahu bahwa kalau wanita Arab masih diperlakukan ...

Kamar Barokah = 50 SR

Ketika membaca tulisan saya yang mengudak-aduk soal kuliner termasuk Warung Mie Barokah (berkah) dan Sup Kerbau Barokah, teman saya yang baru kembali dari tanah suci bercerita melalui email Omong-omong tentang warung makan barokah. Saya jadi teringat sebuah warung di Makkah yang populer di kalangan rombongan jamaah haji terutama asal Indonesia. Warung yang terkenal dengan nama "Warung si Doel" tersebut lokasi-nya tidak jauh dari Masjidil Haram. Persisnya di sebelah selatan Pasar Seng" yang bersebelahan dengan Masjidil Haram. Pasar seng yang sekarang berubah menjadi pasar beton memang cukup top di kalangan jamaah Indonesia sebab banyak juga para jamaah kita yang menghabiskan waktu belanja buat sanak keluarga di pasar Seng ini ketimbang di Masjidil Haram. Pemandangan unik ketika ilustrasi pada botol kemasan seringkali mempertontonkan hal menyentuh zone "aurat" sehingga harus diblok dengan tinta hitam. Bagi non muslim, kata Haram mungkin membingungkan, katanya har...