Buku Harian (bekas) Peternak Gurami - Mendadak Dukun
Saya tengok arloji mengarah pada jam dua jam sebelum tengah malam. Seharian penuh saya mengontrol kolam gurami, tak terasa hari sudah malam. Kulit leher dan bahu mulai merasakan sengatan matahari yang semula tak diindahkan. Hasil kebun Citayam berupa Daun singkong, daun pepaya muda, singkong sudah dimuat kedalam kendaraan untuk oleh-oleh tetangga di rumah Grogol. Kalau tidak ingat besok harus ke kantor rasanya berat untuk melepas dingin malam, suara air yang saling memecah, terkadang kecipak air yang ditimbulkan ikan Gurami yang berkejar-kejaran. Namun diantara gelapnya malam, sesosok tubuh tinggi kurus nampak mendekati kami. Rupanya bang Manaf seorang pekerja serabutan mengabarkan bahwa adik iparnya mengamuk sampai harus diikat. Rupanya sang adik sudah lama menderita sakit, lantaran kehabisan uang dan si sakit tak kunjung sembuh, ia dijemput balik oleh keluarganya dan bermaksud diterapi oleh orang pintar. Sampai di rumah ia malahan mengamuk sehingga menghebohkan se RT-RW Citayam. Sepe...