Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

July 04, 2006

755- Memancing Ikan di ladang minyak

Lho kok bisa?

Itu pertanyaan awam yang sering timbul. Tapi bagi yang sudah khataman
di pengeboran, maka artikel di bawah ini hanya slilit saja.

Rig Pengeboran umumnya dibayangkan awam sebagai satu pabrik yang
memproduksi sumur bor. Persis pekerjaan pak Tukang Bor Sumur air yang
banyak kita jumpai disekitar perkampungan. Tapi ada kalanya rig
pengeboran harus berhenti mengebor karena mereka harus melakukan
pekerjaan memancing. Bedanya pekerjaan ini bukan untuk
bersenang-senang melainkan diselipi gerundelan sebab selain biaya yang
dikeluarkannya sangatlah besar. Sementara Tukang pancing yang
didatangkan, senyum-senyum saja membayangkan bonus lapangan yang
didapatnya.

Pekerjaan memancing di ladang minyak tidak menggunakan knuur atau tali
plastik melainkan pipa besi yang berdiameter rata-rata 5inci dengan
panjang rata-rata 10 meter yang disambung menyambung, bisa mencapai
ribuan meter. Kailnya diberi nama aneh seperti "overshot" sementara
ujung kail diberi nama "bibir pancing."

Masalahnya bagaimana kita tahu bahwa bibir pancing sudah melakukan
ciuman Yudas dengan ikan, semata keahlian jurubor pancing belaka.
Maklum seperti memancing dilautpun kita tidak bisa melihat ikan dengan
mata kepala. Paling mengandarkan "feeling". Biasanya juru bor sudah
punya patokan bahwa pipa memiliki berat (sangat berat) yang tertera
pada indikator panil didepan mereka.

Begitu bibir pancing mendarat dikepala ikan, jarum penunjuk berat pipa
pada panil pengeboran akan memperlihatkan penurunan berat lantaran
sebagian berat sudah "duduk" dipindahkan ke kepala ikan. Tanda ini
bagi ahli pancing dianggap sudah "engaged", alias ikan tertangkap.

Namun, masih ada alat pancing tambahan yang bentuknya seperti piston,
dinamakan "Jar" - alat ini dipasang di atas pacing, kalau ikan sudah
tertangkap dan membandel, sehingga terjadi tarik menarik, maka secara
mekanik atau hidraulik, piston Jar akan bekerja menimbulkan
"gempa-buatan" yang menyentak-nyentak. Akibatnya tenaga yang
ditimbulkan mampu menyeret ikan yang bertahan untuk bisa diangkat
keluar sumur. Tapi kadang sial menimpa ketika ikan malahan "mrucut"
akibat gempa buatab tadi.

Cuma gempa ini kadang mengejutkan kami yang berada dikapal akibat
suaranya yang gemuruh, dan kapal segede lapangan bola (100x100m) bisa
oleng kekiri dan kekanan di-igel si ratu goyang yaitu "jar".

Jadi sensasinya persis orang memacing ikan, hanya saat "gregel" lebih
dahsyat berhubung diiringi suara berdenting dan berkerot-kerot akibat
besi saling beradu. Maklum menara borpun ikut bergetar, goyang kiri,
goyang kanan. Saat gampa begini kecuali yang bertugas inti semua
diharuskan menjauhi lokasi seputar sumur (ring satu), sebab berbahaya.

IKANNYA KAYAK APA SEH

Ikan yang dibicarakan disini adalah benda-benda yang terjatuh dalam
lubang bor sehingga kalau dibiarkan akan mengganggu operasi pemboran.
Ini bisa berujut kunci pipa, tang, hammer sampai yang ditakuti adalah
jatuhnya rangkaian pipa yang terputus akibat terpuntir terlalu dahsyat
apalagi kalau didalam pipa dipasangi benda radiokatip. Potongan pipa
ini jatuh bebas, bisa didasar lubang bisa melintang ditengah lubang,
apapun posisinya maka namanya dibaptis menjadi ikan.tak diundang.

Kadang ikan cukup diambil dengan menggunakan besi magnet. Namun urusan
ini seringkali gagal lantaran ikan sudah seperti belut diselimuti
lumpur dan sukar diraih magnet sehingga diperlukan cara lain yaitu
menggunakan pancing overshot dikombinasikan dengan piston jar.
Biasanya kalau alat ini sudah diturunkan pemancingan berjalan mulus.

Bila ikan selesai dipancing dan berhasil disingkirkan dari lubang,
maka keadaan rig seperti orang baru kena flu tulang yang hebat.
Napasnya terengah-engah, kadang batuk. Pakai minta dipijeti sekujur
tubuh. Caranya dengan mengencangkan baut-baut, digemuki, memeriksa
alat-alat listrik yang terkait. Bahkan kabel-kabel baja yang dipakai
menurunkan kerekan bor (drawwork), harus diulur agar yang lama bisa
diganti dengan yang baru. Beberapa perpaking pada sambungan pipa
biasanya bocor dan ini mau tidak mau harus diganti.

Merelakan kepergiannya...

Namun ada kalanya ikannya membandel tidak mau diangkat, maka tugas
selanjutnya adalah menimbun ikan bandel tersebut dengan campuran
semen. Untuk adukan semen pekerjaan ditenderkan kepada ahli penyemenan
sumur bor kelas internasional.

Lalu setelah semen mengeras , dipasang alat pembelok yang mampu
membuat lubang membelok menjauhi kuburan ikan tersebut. Orang
menamakannya sidetrack. Dan ahli pemboran menyeleweng ini biasanya
minimal memiliki sidekick (mobil). Maklum mereka berpenghasilan yang
membuat orang berdecak.

Sunday, July 02, 2006
http://mimbar2006.blogspot.com

Baru sekok kok kapal bergoyang kiri, goyang kanan tapi tidak sampai
putar ke belakang. Jadi timbul artikel ini.

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com