Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 12, 2007

877 - Menolong Arwah Bingung

"Ada enam orang dekat tenda yang minta didoakan", demikian pemuda berambut gondrong ini membisiki teman relawan lainnya.

Minta didoakan, permintaan aneh? Umumnya korban Tsunami Aceh datang minta bantuan pakaian, minuman, obatan dan makanan. Lalu pemuda pembisik kita, sebut saja Otoy, menunjuk sebuah tenda dan ini yang membuat merinding pada relawan Aceh, disisi tenda ternyata sosok yang ditunjuk tidak terlihat. Rupa-rupanya diantara para relawan yang menamakan dirinya "buyat" alias pemburu mayat, tentunya mengambil plesetan acara di Televisi yang melibatkan orang berpakaian putih-putih, berkeringatan serta bergulingan sana sini seperti berkelahi, lalu "blub" memasukkan sesuatu kedalam botol.

Ada manusia yang mirip "indigo" yaitu kemampuan melihat mahluk diluar dimensinya.

Dengan kemampuannya rupanya pemuda kita banyak membantu pencarian korban, misalnya ada keluarga mencari nenek, dengan ciri-ciri baju, usia, tinggi. Maka Otoy akan merenung sebentar sambil lihat sana sini, tiba-tiba dia menunjukkan lokasi. Herannya semua yang dideskripsikan banyak yang tepat. Mungkin dimatanya para arwah masih bingung lalu mereka duduk, berdiri menunggu seseorang membacakan doa baginya agar mereka bisa pindah ke alam yang lebih cocok. Semula para buyat menganggapnya hanya "tebar pesona" dihadapan gadis Aceh yang sudah umumnya bermata tajam, hidung bak putri Persia, kulit "lisik" cerah bak putri raja. Kalau dikurs setara cut Keke atau cut Memey dalam bentuk pakaian sederhana.

Namun setelah membuktikan kebenaran ramalannya, mereka jadi maklum akan kemampuan rekan Otoy ini. Hebatnya lagi, demikian seperti ditulis dalam buku laporan relawan Air Putih, secara fisik, Otoy sangat ligat mengangkuti jenazah para korban. Bahkan kalau saat temannya memasukkan jenazah kedalam kantong plastik, tak jarang ada bagian tubuh yang lepas karena sudah lama membusuk. Memasukkan bagian yang lepas ini seperti tugasnya Otoy, sambil berbicara kepada jasad "maaf John, tidak sengaja.."

John Doe adalah panggilan umum di bagian kepolisian kriminal Amerika untuk jasad lelaki yang tak teridentifikasi sedangan jasad perempuan biasanya di sebut "Jane Doe." - herannya saya berusia diatas 50 tahun baru "ngeh" akan istilah ini.

Setiap terjadi bencana, cerita mistis seperti diatas selalu muncul. Dan siapa nyana kemampuan yang dianggap aneh justru banyak membantu pekerjaan. Namun seperti para relawan lainnya semisal Agil, mereka sangat pemalu untuk disebut namanya. Tabik saya kepada mereka-mereka ini. Mudah-mudahan Agil dan Otoy dari tim "Buyat "tidak protes (lagi) sebab saya berani mengekspos namanya.

*****


Catatan Kaki:

Ponakanku kelas 3 dan kelas 1 SD bilang, enteng PakDe, di PS2, kalau mayat namanya John Doe... Sama saya terperangahnya ketika dalam keseharian mereka bilang pakai CS15 untuk menghancurkan jembatan...

(ini gara-gara Minggu Siang 11/03 ada "acara anak indigo" yang ditayangkan KickAndy, dimana Andy Noya sampai harus berdiri emosional dan berbicara keras "Vincent lama-lama saya menjadi begitu tolol bicara denganmu, gara-gara setiap komentarnya dipotong begitu saja oleh Vincent yang memang ngeyel.)

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com