Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

May 18, 2006

Pemantik Api


Pernah merasakan jadi perokok memang sulit bin banget syusah untukmenyetopnya. Tidak ketinggalan di PNG. Lantaran sekitar lokasipemboran banyak sumur-sumur yang hidup dalam arti kata mengalirkan minyak, maka peraturan keselamatan hanya membolehkan merokok diarena yang ditentukan. Kami menyebutnya diruang Smoke"O" atau smoko. Tetapi pada galibnya smoko berarti makanan kecil atau "snack" yang biasa dihidangkan pada jam 3 siang, 9 pagi, 9 malam menjelang waktu makan tiba. Maklum dihutan liwang liwung satu-satunya hiburan adalah makan.

Perokok di PNG rata-rata mengantongi "mundu" - ini nama lain dalam bahasaPNG untuk daun tembakau utuh yang belum dirajang, lengkap dengan tulang daunnya. Baunya kencang sekali. Tetapi saya diceritai bahwa disuatu daerah di PNG waktu mengebor disana daun mariyuana tumbuh sebagai tanaman liar. Lha repotnya diam-diam kalau kehabisan rokok normal mereka menghisap daun mimpi tersebut.

Untuk memudahkan perokok, disediakan korek jres, namun selain barang impor dari Indonesia ini mudah menguap karena dikantongi para perokok. Juga belum dianggap aman dikantongi.

Akhirnya dibuatkan sebuah tonggak mirip monumen, yang diujungnyaditancapkan korek gas ala TOKAI. Agar tidak berpindah tempat, tokai dilem araldit menancap pada sebuah landasan besi. Namun benda ini pun tidak bertahan lama, dalam beberapa hari saja stamina lem araldit harus lempar handuk menghadapi tangan-tangan perokok.

Lalu diakali dengan menyediakan pemantik yang dinyalakan dengan baterei mobil, setelah menyala maka per didalamnya akan berfungsi melontarkan pemantik. Agar nampak cantik baterei mobil 12 volt dibungkus dalam kotak besi dan dicat kecoklatan. Aturan pakai sudah diperagakan sesuai SOP. Tidak bertahan lama, dalam duahari pemantik sudah terbakar.

Selidik punya selidik para perokok rupanya tidak sabar menunggu pemantik meloncat, lalu ia tekan pemantik selama mungkin ke chargernya. Bisa diduga akibat kelewat panas, maka putuslah eleman pemantik tersebut.

Sekarang perokok kembali ke muasalnya. Pemantik gas diberi tali lalu digeletakkan dimeja.

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com