Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

May 19, 2006

Hati-hati dengan pasang "Please Make up my Bed" di PNG

Anda pasti kenal dengan tulisan "Please make up my bed" yang biasanya digantung di gagang pintu masuk kamar hotel saling bertolak muka dengan tulisan "Dont Disturb".

Biasanya papan ini kita gantungkan didepan kamar hotel, saat anda hendak meninggalkan kamar hotel. Maksudnya agar petugas hotel segera membersihkan kamar anda.

Namun bila anda berada di Papua Niugini, ini bisa diartikan sebagai undangan terbuka kepada pencuri untuk menyelinap dan menjarah barang saat anda meninggalkan kamar. Disarankan kalau anda ingin kamar dirapikan, telpon langsung pihak hotel. Kadang ada tilpun masuk namun saat diangkat tidak terdengar suara apapun. Biasanya seseorang sedang mengecek apakah anda ada dikamar atau tidak. Segera laporkan masalah ini kepada pihak hotel. Hotel biasanya memiliki pasukan security sendiri, namun tidak ada salahnya kita tetap waspada.

Saat anda checkin di hotel. Biarkan room-boy membawakan barang milik anda dari lobby kedalam kamar, pastikan ia menyalakan ac, lampu, memerikasa kamar sampai yakin bahwa tidak ada orang lain didalam kamar. Juga bila hendak bepergian tidak dianjurkan memanggil taxi di jalanan. Dan jangan berjalan-jalan di dini hari.

Kalau anda membawa laptop atau barang berharga lainnya, jangan sekali-sekali ditinggalkan di hotel. Sekalipun untuk keperluan makan, misalnya, tetap bawa barang tersebut bersama anda. Saya pernah menginap disuatu hotel dan mengunci pintu dari dalam, saat tertidur ada dua kali bisa dibuka seseorang dari luar. Pertama "room boy" yang katanya hendak mengganti seprai saya, kedua yang katanya salah kamar.

Penduduk PNG yang 5 juta jiwa ini sebetulnya kaya akan hasil alam termasuk gas dan minyak bumi. Namun seperti di negara berkembang lainnya, industri demikian membutuhkan tenaga spesialis yang sampai saat ini masih kurang dikuasai anak negeri. Akibatnya angka kriminallah yang melejit. Akibatnya kota ini kurang nyaman dijadikan tempat wisata apalagi kalau malam hari.


Keterangan gambar: pemandangan dari hotel Lamana. dari jauh nampak pitu gerbang yang dijaga security. Lobby berada didekat orang yang berjalan seperti berlari.


Pegunungan Moro
Desa Mananda Saturday, April 08, 2006

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com