Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

May 21, 2006

Kopor Pengeboran Tak Pernah dikunci


Kadang dalam satu pertemuan safety mingguan di kamp pengeboran, kami bermain "tebak-tebakan" - bagi "crew" yang bisa menjawab hadiahnya bervariasi bisa sebatang coklat, topi sponsor dari perusahaan, tally book, kadangT-shirt.

Lama-lama mereka (panitia) kehabisan pertanyaan padahal masih ada beberapa hadiah lagi, sebuah Topi Baseball, Dua T-Shirt. Lalu saya"ngacung" melontarkan pertanyaan dalam bahasa Inggris "Door" atau "pintu mana di rig pengeboran yang tidak ada anak kuncinya".

Jawabnya adalah V-Door, sebuah landasan papan berbentuk V tempat keluar masuknya pipa bor dari bawah panggung ditaerik ke panggung bor. Moito seorang ahli mesin pengeboran berhasil menjawab pertanyaan ini setelah diberi "petunjuk".

Membuat pertanyaan di PNG harus hati-hati, sebab banyak pekerja bor yang merasa tersinggung, merasa dipermalukan. Akibatnya sekalipun sudah tahu jawabnya mereka memilih diam. Tapi dengan sedikit pertanyaan jenaka, kekakuan bisa mencair.

*****

Sejatinya masih ada pertanyaan lagi yaitu kopor siapa yang tidak pernah dikunci....
Kopor atau dalam bahasa Inggris yang kita kenal sebagai "Suitcase"selalu berkonotasi tas bisa dalam bentuk lipat, atau kotak yang isinya bisa dokumen penting, buku raport murid, atau pakaian. Dengarkan lagu Omar Bakri yang menenteng suitcase lusuh terbuat dari kulitbuaya, senangnya sudah bukan alang kepalang.

Orang lapangan dulu (tahun1975-an) amat bangga kalau bisa menenteng Samsonite atau Echolac yang kalau kuncinya dibuka terdengar "ceklek" lalu daun tas terbuka, isinya passport, tiket pesawat, baterai ukuran pen kadang pisau lipat, karena waktu itu membawa pisau lipat masih diperbolehkan.

Tetapi kopor di PNG, jangan coba-coba dibuka tanpa ijin, sekalipun tidak ada kuncinya. Pertama anda harus mendapat ijin dari petugas yang berwewenang mengeluarkan "hot permit", yang masa lakunya hanya 12 jam. Setelah ijin keluar anda masih harus presentasi bahaya apa yang akan dihadapi dan cara penanggulanganya bila ini terjadi.

Salah satu bahaya kopor rig adalah tangan bisa putus terjepit besi plaat setebal 10 mm.

Kedua, untuk membuka tutupnyapun anda harus menjadi anak-gym (bukan aakGym), yang lengannya terbiasa mampu mengangkat beban 20-25 kiloan.Orang rig sudah melewati masa angkat junjung barang berat. Jadi mendingan minta bantuan mereka. Pasalnya tutup suitcase ini terbuat dari baja lempengan dengan panjang 1-2 meter dan lebar 1 meter dan tinggi 40 cm.

Kopor inipun bukan cuma satu tetapi bisa mencapai puluhan jumlahnya sehingga kalau sudah berjajar-jajar menyerupai "catwalk" para pragawati ayu tapi kurus kita. Satu dibuka, yang lain harus ditengok pula sebab tidak ada gunanya membuka cuma satu kopor.

Kalaupun kopor ini berhasil dibuka, isinya cuma kabel listrik berarus tinggi, atau pipa hidaulik bertekanan tinggi yang sambung menyambung dari mesin generator ke mesin pengeboran.
Pada dasarnya kopor ini merupakan selubung pelindung pipa baja, kabel listrik agar tidak diinjak petugas, atau dilindak forklifts selain agar nyaman dipandang mata. Lantaran bentuknya, maka kita bisa berjalan di atas tutup kopor baja ini, paling kalau bobot anda melewati batas, tutup akan melengkung sebentar lalu saat anda tinggalkan ia akan kembali ke bentuk semula sambil mengeluarkan suara "jeleder". Seperti mengingatkan akan bobot sudah mendekati batas bahaya.

Rig pengeboran di Papua Niugini umumnya jenis "heli lift". Maksudnya mudah dipreteli satu persatu dalam potongan kecil agar mudah di gembol oleh pesawat Heli jenis Kolumbia atau Chinook dari satu puncak gunung ke puncak lainnya. Dengan demikian, satu pipa dengan pipa lainnya berjarak paling 2 meter, lalu ujung-ujungnya dilengkapi dengan sambungan yang disebut wing-nut. Sekalipun harus dipakai palu godam untuk membukanya namun demi keselamatan wingnut dan pipa-pipa, maka barang ini dimasukkan dalam kopor besi.

Para mudogger memanfaatkan jalur kopor besi ini dengan menaruh kabel-kabel instrumentasinya, kabel jaringan, kabel fibre-optik dalam ruang tersisa. Jadi aman dari injakan atau jepitan benda berat lainnya yang terkadang mampu memutuskan kabel-kabel halus dari fibre optik dan rawan kerusakan ini.

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com