Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

November 26, 2006

838 - Brondong

Namanya bocah ABG usia antar 13 sampai 15tahun, orang bilang soal alat reproduksi yang baru berkembang memang masih "sedeng-sedengnya" - maksudnya sedang kulminasinya. Ditambah mulai repot mithes (memecah) jerawat yang tidak pakai tebang pilih di wajah. Mengintip filem porno di rumah teman, menyimpan majalah dewasa ditempat yang sukar ditemukan orang tuanya, mulai naksir temannya dan ini dia "oedipus" mulai merasuki dengan biasanya "cinta-sekolah" kepada guru wanitanya. Habis para bapak juga iseng. "Ibu gurumu cantik tidak?" - kalau tanya kepada anak-anaknya.
Dan hatinya makin membuncah ketika guru kelasnya digantikan seorang cewek berambut pirang, menutup leher, sampai kebahu, tapi tidak melewati punggung, sehingga kalau ikut bahasa tubuh "dia lebih cerdas daripada kamu - tauk" - si cantik tadi malahan pasang pengumuman agar dipanggil nama pertamanya, padahal disekolah harus memanggil guru Miss Molly, Miss Nenny.
Tapi ini di Melbourne - Australia.
Rupanya neng Natalina doyan ber "Bang SMS siapa itu Bang" - yang kok isinya seperti dicatat oleh polisi adalah "Hey ganteng, matamu indah, bisa ketemuan besok, XOXOX. Jangan kasih tau siapa-siapa soal SMS ini.." - Iyalah jaman kebebasan, perempuan "nembak" duluan bukan masalah. Yang repot, sasaran tembak adalah brondong,15 tahun, muridnya. Dasar badung, brondong menjawab "kamu Sexy" dan sms berjawab "jangan sebut itu didepan kelas Ya" - maksudnya kalau one two one, bolehlah. Siapa takut.



Maka persahabatan dua insan, meningkat sampai satu saat brondong dijemput oleh mobilnya dan di kursi depan mobil, dari sentuhan ringan meningkat menjadi teramat berat, apalagi ketika ibu guru Blonde meletakkan kepalanya dipangkuan (meleset dikit) setelah dipandu oleh sang murid yang baru "kepengen-kepengennya-ngerasain-realita."
Gara-gara kasus meringkuk di kursi penumpang depan maka ibu guru Nat,37, meringkuk di penjara wanita Victoria. Penderitaannya masih ditambah ulah para penghuni penjara lain yang menggedor pintu selnya sambil meneriakkan makian atas perbuatannya. Di pengadilan, lajang berdarah panas Italia ini dipersalahkan memperkosa anak di bawah umur. Pembela mengatakan tidak ada yang salah orang menyatakan cinta. Namun orang tua sang brondong sangat gusar sampai berteriak itu bukan cinta melainkan Nafsu Predator!

Nat ternyata tidak sendiri.

Nolan seorang ibu guru musik. Dalam kesempatan "study tour" ke lapangan ski - pulang kecapekan. Bekal sudah habis disantap, badan terasa capai tapi gembira. Pulangnya di bis ia sebangku dengan muridnya. Karena kelelahan ia tertidur dipundak sang murid. Mencium bau wangi rambut gurunya, anak 15tahun yang dicekoki keju, hamburger dan CocaCola langsung meriang en celana salah jahit. Eh ibu guru malahan "tanggap" meladeninya dengan senyum dan "mwaaah" - kalau dibioskop (dulu) lensa ditutupi sebagian oleh tangan sang operator. Setelah kejadian, apalagi ada murid lain di bis yang menonton sebagian senyum yang lain sekok, mereka baru nyadar.
Ibu guru kirim Bang SMS, "Minta maaf dan mohon agar kejadian tersebut agar dirahasiakan.." lalu pesan berikut mengundang sang brondong kerumahnya untuk duduk bersama membicarakan langkah pengamanan yang akan dilakukan. Sayang sekali, ujung-ujungnya melangkah rebah bersama.
Pembela mengatakan itu ketidak sengajaan, terbawa emosi. Tapi ibu sang murid berteriak "kalau karena situasi romantis hawa pegunungan dingin bisa diterima, tetapi mengundang kerumahnya... itu kelakuan predator.." apalagi seminggu kemudian ada sms berbisik "kita ketemuan untuk membicarakan kasus itu sekali lagi..." Dan ujung cerita juga berakhir di ranjang.
Namun cerita predator yang paling sukses adalah ketika Karen Ellis, juga perempuan pirang sebatas hampir bahu (cerdas). Juga kena rante 6 bulan, sekalipun sang brondong membelanya di pengadilan "kami suka sama suka." Lepas dari bui, ia bikin acara 60menit di TV dan mendapatkan banyak duit dari loyalti. Sementara orang masih melihat ia bersama "Ben" kekasihnya yang kini 18tahun jerawatan main golf bersama.

Di Amerika pada 1996, Mary Key,34, PeDeKeTe bocah 13 tahun bernama Fualaau untuk melayaninya. Mary masuk bui selama 8 tahun. Keluar dari penjara, ia malah meneruskan hubungannya yang terputus. Ia menikah dengan Fuallau dan kini mereka mempunyai 2 anak.

Perkosaan (kalau bisa dikatakan begitu), selalu diasumsikan kepada pria. Di tanah air terutama Bali media masa mengangkat topik pedofilia yang biasanya dilakukan turis Bali terhadap bocah-bocah jalanan dengan iming-iming uang, kembang gula, bon-bon sampai ke PlayStation. Padahal kasus yang dilakukan perempuanpun tidak kalah banyak. Yang repot kalau pelecehan antar wanita terhadap wanita, karena kasus ini jarang dilaporkan. Cuma kalau pelaku pria disebut Pedofilia sementara perempuan langsung dicap Predator.
Lalu ingat lagu Simon and Garfunkel "Mrs. Robinson" dan filem "The Graduate" yang saya tonton Matinee Show jam 14:00 yang diselenggarakan oleh Radio Retjo Buntung, dengan harga karcis 50 rupiah. TKP di di gedung bioskop Indra yang full pengap oleh asap rokok, uap ketiak, lemak badan, pak pung oil, bau pupur. Habis pengap asap rokok, saat bubaran masih harus disiksa rsa panas dan gumpalan tebal asap knalpot motor yang desak-desakan ingin keluar ruang parkir.
Masih ingat wajah sok dungu Dustin Hofman ketika ada kaki lencir bak belalang menghalang didepannya sambil melolosi stocking hitamnya perlahan dan sensual. Bisa melalui kaki tersebut, dia langsung "graduate" sekalipun tidak masuk rangking dunia.
Mimbar Saputro

No comments:

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com