Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

January 31, 2007

863 - Misteri dalam sebotol Coca Cola



Jargon minuman yang sudah lama tak terdengar Dimana Saja, Kapan Saja, Coca Cola bahkan dalam ceria maupun duka, ada benarnya.

Suatu pagi ceria di tahun 2002, ketika seorang nelayan asal St Katarina, Kroasia melihat sebuah botol timbul tenggelam terbawa pasang semalam diperkampungan nelayannya. Ketika diraih, didalamnya berisikan buntalan semacam surat. Namun ketika akan untalan ditarik keluar, botolnya malahan pecah. Peristiwa tersebut ia rahasiakan bertahun-tahun. Bahkan botol yang pecahpun ia lem dengan hati-hati.

Namun Emir, sang nelayan akhirnya tidak tahan juga. Empat tahun kemudian (2006) ia menceritakan penemuan harta terapung kepada temannya yang seorang wartawan yang wartawan Kroasia.

Dengan bantuan wartawan terkuak kisah, seorang pelaut sendirian pada yang empat puluh tahun berani berlayar dari Australia ke Pelabuhan Elath di Israel. Sayang ia mengalami gangguan saat peralatan komuniksinya rusak berat akibat badai di lautan Hindia. Sekalipun demikian berhasil melaju sampai diterusan Bab El Mandeb pas di mulut laut Merah.

Tiga hari dalam pelayaran di selat tersebut, ia disatroni perompak yang mendekatinya pada jarak 90m dan mengumbar peluru ketubuh dari ZamiKay, yang terakhir ini nama perahu buatannya sampai rusak berat. Disini ia merasa nyawanya terancam ia menulis pesan SOS pada robekan layar. Surat dibungkus dalam plastik warna merah lalu diikat benang . Paket laut dilemparkan setelah menutup mulut botol dengan sumbat gabus.

Penulisnya bernama John Pash Drew meninggalkan perairan Australia dimusim dingin pada 12 Februari 1968 disebuah desa kecil (dulu) yang bernama Dampier. Di alamat yang ditulis ia tinggal di EPT617 Karratha. Nampak ia sendirian mengawaki Yacht buatannya yang bernama ZamiKays. Tidak dijelaskan apa maunya ia Israel sebab, saat itu jarang orang berani berlayar di kawasan Eritrea mengingat berkecamuknya perang gerilya antara pasukan Ethiopia mulai 1960 sampai 1970.

Yang jelas nama Pash cukup kondang dikawasan Pilbara sebagai famili yang berani mendatangi daerah-daerah baru. Repotnya kota yang sekarang terkenal dengan nama Karratha (bahasa Aborijin kereta lembu), belum ada di Australia. Kota ini baru didirikan pada 1970 dengan kode pos 6713 setelah industri pasirbesi oleh Hamersley Iron (nanti berubah menjadi Rio Tinto) mulai berproduksi dan sekarang Industri Perminyakan.

Manusia sendiri baru mulai menetap di Karratha sekitar tahun 1971-an. Di luar Aborijin tentunya. Tulisan EPT 6713 sendiri menimbulkan kerut pada kening, sebab lazimnya orang menulis PO BOX atau Kotak Pos atau Kode Pos, sementara EPT kemungkinan singkatan dari Electric Power Transmission yang kala itu memang sedang membangun jaringan sutet disana.

Sampai sekarang keberadaan John Drew masih misteri .

Sekalipun paketnya terlambat 40tahun, namun tersimpan rapi berkat botol CocaCola. Sayang SOS melalui paket laut terbukti amat lelet, karena kebanyakan kesasar.

No comments:

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com