Posts

849 - Spirit Biru

Pertukaran shift di Rig Pengeboran Australia selalu dilakukan semi marathon, full tergesa-gesa. Begitu kaki menjejak dari bandara (domestik) Perth tiba di bandara Karratha, bagasi harus dikoleksi secepat bisa, dan setengah berlari menuju pangkalan Sikorsky yang jaraknya lumayan jauh. Baru saja terengah-engah, maklum bawaan lima belas kilogram kalau dibawa lari cukup membuat "gempor" - apalagi musim panas begini. Setelah memasukkan laptop dan tas ke bagasi. Lho laptop masuk bagasi juga ya. Maka dua orang petugas sudah menunggui kita dengan sebatang pipa panjang yang diasongkan ke mulut untuk ditiup sementara penunjuk digital perlahan bergerak menunjukkan angka tertentu dengan satuan %. Ini adalah pengecekan "breathanalyzer" - analisa kadar CO2 yang dihasilkan melalui sistem pernafasan. Tujuannya, bila ternyata kadar CO2 melebih limit yang ditentukan, anda dilarang bekerja di rig. Sangsi administratip lainnya, bisa dipecat dari perusahaan. *** Alkohol bagi orang Austr...

848 - Mister "406"

Zonder Dial. Memesan taxi di Australia (saya bicara Perth, Australia Barat) yang sekarang sedang kepanasan, cukup dengan angkat tilpun yang tersedia di Lobi hotel zonder memutar dial, otomatis sistem komputer perusahaan taxi langsung mengenal lokasi geografi sang penilpun. Setelah suara di ujung sana menjawab, sebutkan nama, dan jam booking yang diinginkan. Bila dirasa waktu jemputan dengan keberangkatan pesawat terlalu mepet, pihak operator taxi wajib memberikan saran agar waktu booking dimajukan lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan macet dijalan. Ada semacam skala prioritas tertinggi bagi pemesan taxi yang hendak bepergian ke bandara. Jadi kalau kebetulan dalam satu hotel ada pemesan lebih dari satu taxi dengan jam yang bersamaan. Bisa dipastikan pemesan tujuan ke Airport mendapat kesempatan dijemput terlebih dahulu. Sekalipun pemesan lain sudah menilpun beberapa menit lebih awal. Cilakanya sampai sekarang, orang Australia masih sering kepleset mengeja nama berbau Indonesia say...

847 - Ijin bermain panaszzzsh

Sering melihat tukang las ?. Sebelum memulai pekerjaan. Pawang ular api akan menggunakan sarung tangan kulit yang tebal, pelindung wajah seperti tameng, biasanya helm berkaca gelap yang jelas bukan barang nikmat untuk dikenakan berlama-lama lantaran pengap, panas dan yang pasti berbau apek. Pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh, lanataran peralatan kerjanya sedemikian rupa sehingga begitu api dipantik, dia tenggelam dalam dunianya sendiri. Suara desis dan letupan kecil kawat patri beraliran listrik tinggi ditempelkan kepada besi yang akan dilas mengiringi pekerjaanya. Mereka baru bisa disapa saat usai mengeluarkan jurus "ciluk ba" dengan membuka kerudung baja memperlihatkan wajah yang berkeringat dan mata yang nanar akibat melihat sinar teramat kemilau. Di rig pengeboran Australia, seorang tukang las selalu didampingi seseorang asisten. Biasanya selain menggunakan coveral, merek "Yakka", asisten "tanpa gawean" ini memakai rompi berwarna jingga berga...

846-Dari kaos kaki terbitlah "kelos" pancing

Saya memiliki kebiasakan yang " nggilani " - yaitu soal kaos kaki basi. Untuk meyakinkan bahwa benda ini laik masuk mesin cuci, maka saya percayakan kepada hidung. Dan "wieeew" - rasanya hidung saya inilah sarana "quality control" meyakinkan bahwa aroma molto sudah pindah departemen ke aroma "buadek ora jamak-jamak". Kebiasaan lain adalah menggulung sepasang kaos kaki menjadi bola kecil sebelum melemparkannya ke keranjang cucian. Rupanya, Greg petugas laundry rig pengeboran bilang " hey mate, dont roll your socks, its not dry on the machine.." - tidak heran kadang kaos diterima dalam karung cucian masih basah. Sejak itu di rig pengeboran, saya " puasa " menggulung kaos kaki, tapi diam-diam tetap "berbuka" dengan mencium kaos apak. Tetapi William Shakespeare, seorang Michigan USA, bukan penulis drama, memiliki kebiasaan lain. Saat dia menggulung kaos kaki dan mempermainkannya, sekonyong-konyong Eureka! - terpercik id...

845 - Mudlogger dan Wikipedia

Suatu hari saya mencari artikel di google. Telusuran kata "mudlogger" membawa saya ke suatu website dengan simbol zigsaw terbentuk dari kata alfa sampai omega, dari alif sampai iya sampai membentuk sebuah bola dunia yang belum bertemu seluruhnya. Perhatian saya mulai tertuju sebab " kapan tempo " menelusuri mesin pencari internet, lagi-lagi bertemu dengan alamat "wikipedia." Rupanya pemunculan situs berisikan ensiklopedi gratis ini berawal dari kerisauan Jimmy "jimbo" Wales yang kian hari berkecimpung di internet, maka ia seperti berenang di lautan spam, pop-up-ads, iklan pornografi, atau makanan anjing. Visi bahwa internet akan digunakan bagi kepentingan manusia sudah melenceng jauh. Jimmy, ayah dari seorang anak perempuan juga kuatir orang tua akan menjauhkan anaknya dari internet, yang kadang memang sudah keterlaluan kasarnya. Lalu muncullah visi menjadikan sebuah situs penuh dengan sumber ilmu pengetahuan, sejarah, tetapi dibuat secara sederh...

844- Adakah pekerja wanita di Pengeboran Laut?

Image
Banyak pertanyaan dialamatkan kepada saya. Apakah ada pekerja perempuan di rig pengeboran. Jawabnya tentu saja sebab Australia adalah negeri yang menganut persamaan hak antara pria dan wanita. Rekan kerja saya seusia anak saya,21, geologiawan lulusan London ini, baru bergabung pada tahun 2006. Hobinya menulis buku harian, berinternet layaknya para generasi "Y" Pertanyaannya, bagaimana sikap karyawan pria terhadap cewek-cewek ini? - sebagaimana manusia biasa tentu ada kerlingan berarti. Namun ada satu kode etik dimana melecehkan wanita adalah pelanggaran serius. Anda tidak boleh misalnya "ah elu perempuan tahu apa?" - hal yang biasa diperlihatkan dalam lenong rakyat, bisa berakibat fatal disini. Seorang teman yang berasal dari Amerika Latin sekali pernah berbantahan dengan rekan kerjanya yang wanita. Rupanya ia keceplosan bilang " mangkanya elu kawin, jangan jomblo saja..." - si lajang, yang merasa bahwa kawin adalah bukan soal sesederhana "bagaimana ...

843 - Ruang Rekreasi di Pengeboran Minyak (Laut)

Image
Ada pernyataan saling tumpang tindih. Laut itu luas sekaligus sempit maksudnya laut memang luas ngablak-ablak tetapi, ruangan tempat tinggal sempit. Bekerja di ruang sempit menimbulkan kejenuhan bagi yang tidak pandai menyikapinya. Bagi yang gemar membaca, di laut disediakan perpus untuk bacaan semacam novel. Bagi yang hobi ngemil, 24jam kantin terbuka. Yang senang menonton ada perpus dengan pelbagai filem (tapi kalau filem syik asyik, biasanya diembat crew. Tinggal cangkangnya saja). Memancing ikan, sebuah kebiasaan di rig Indonesia, sama sekali tidak diperkenankan sebab tali nilon yang kelihatannya sepele kecil kalau sudah menggubet, melilit bagian kapal seperti baling-baling dan peralatan lainnya, sama runyamnya dengan benang layangan dikabel listrik kita. Sayangnya di Indonesia, justru para supervisor kita yang memberi contoh yang kurang memperhatikan keselamatan kerja. Bagi penggemar olah raga, saya perlihatkan gambaran sebuah kehidupan di rig laut. Ruang rekreasi. Penayangan TV ...