Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

August 15, 2007

Pentil Becak

Warna Teks


Mungkin masih ingat masa kecil bermain balon terbang yang diisi gas karbit. Lalu keesokan harinya balon tersebut "ngepleh" tidak mampu terbang lagi. Padahal tidak bocor.

Di rig pengeboran, kami sering mengisikan gas yang keluar dari mulut lubang bor, kedalam balon-balon karet tadi. Lalu gas balon kami masukkan kedalam alat khusus gas. Dari analisa gas hidrokarbon tadi bisa dilihat watak sumur yang bersangkutan. Misalnya sudah mengandung banyak air (tak disukai), gas kering atau kondesat.

Teknik menyampling gas ini cukup merepotkan dengan ketepatan rendah, sebab terjadi dekomposisi gas sehingga hasil pembacaan menjadi meragukan. Padahal jarak mulut sumur dengan laboratorium sekitar 20 meter panas (lebih sedikit), dengan jarak berjalan kaki tidak sampai satu menit. Toh gas yang dianalisa seperti mau mengatakan bahwa sumur yang dibor bakalan mandul.

Belum lagi kalau balon yang hijau keburu meletus sebelum sampai laboratorium. Pasti hatiku amak(k) kacau.

Seorang teknisi dari perusahaan IsoTech, Amerika, mengamati bahwa saat udara dimasukkan kedalam ban sepeda, maka volume udara tersebut tetap. Artinya ban tidak kempes. Rahasianya tentu pada pentil ban yang memfasilitasi aliran satu arah kecuali kalau bannya digembosi dengan cara menekan ujung pentil.

Ahli tadi lalu memotong pipa aluminium, dan kedua ujungnya dipasang pentil ban sepeda. Sekarang ia memasukkan gas alam kedalam potongan aluminium tadi dan ternyata komposisi gas tidak berubah banyak.

Lalu mereka menjual tabung aluminium berkapasitas 110 cc, dan sekalipun mengandung gas, uniknya tetap boleh dibawa masuk pesawat. Asalkan... kotak Hazmat yang disertakan saat membeli tabung tadi tetap dikirim balik.

Untuk menjaga agar pentil tidak sengaja tertekan, mereka juga menjual tutup pentil sekalian dengan bonus sebuah ballpoint.

Selain menjual tabung, menjual bungkusnya, dan menerima pelayanan jasa laboratorium untuk menganalisa gas.

Yang uniknya, kardus pembungkus tabung gas tadi sepintas seperti karton biasa. Tetapi pihak penerbangan mana saja mengijinkan kardus sakti tadi dan gas masuk kedalam pesawat.
Kalau tabung sudah selesai dipakai segera didaur ulang sehingga mereka bisa menyombongkan produk yang punya perhatian terhadap lingkungan. Tapi kalau jangan coba-coba menawar dengan mengisi ulang tabung tadi, ancamannya setengah juta dollar atau lima tahun penjara.

Hazmat= Hazardous Material

No comments:

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com