Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

November 08, 2002

Pelepas Dahaga di Jakarta

Puasa begini, masih kemarau pula, apalagi kalau bukan cari pelepas dahaga buat berbuka puasa di bulan Ramadhan. Maka saya mencatat lapak es segar yang sayangnya cuma orang Kontan yang pernah mencobanya, saya sendiri belum ihik ihik. Dan lapak-lapak es ini dijamin bebas pemanis buatan yang bikin gatal ditenggorokan.

ES Puding Blok S - Kekuasaannya sekitar lapangan blok S, Gareng nama sang penjual kerapkali dijadikan merek dagang es tersebut. Lha sehari bisa 600 mangkok disruput pelanggannya. Jadi kalau sak sruput 3000 perak, maka omzetnya bisa 1,8 juta perhari- dipotong modal 500 ribu. Konon mereka mangkal sejak 1992 di depan RS Kebayoran Baru, bersebelahan dengan Bakso (tanpa Borax) Blok S dan warung satai.

Es Duren Matraman. Sering disebut es BBT (Babah Tong), lantaran dia numpang jualan di lapak Bakmi milik saudaranya. Harga ramuan 7500 perak, sehari bisa laku 60 gelas es.

Es Duren 45 Cikini, lokasi di pasar Cikini Menteng, milik Heryanto, tak kurang Cornelia Agata menambah kadar kolesterolnya disini. Memang es apas aja kalau diminum ditengah hari bolong begini Lazid Jiddan (Lazat Nian).


Date: Thu Nov 7, 2002 1:19 pm

No comments:

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com