Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

February 06, 2001

Ugal-ugalan

Date: Fri Nov 9, 2001 4:37 pm

Gara-gara ngomongin oknum yang cuci mobil, hari Rabu kemarin, ditempat yang sama (kurang dikit), sebuah Metromini penuh pelajar SMU di hadang SMU (sekolah menengah ugal-ugalan) yang lain, pasalnya Metromini yang sudah miring ini mencoba ngerem sambil slalom menghindari para pelajar yang sudah rela mati di jalan.

Usaha angkutan kota itu berhasil berhenti setelah Kijang saya di seruduk. Lho kok suaranya terdengar HOREE!!!.

Ternyata pelajar tadi meluapkan kegumbiraannya melihat mobil tabrakan.

Bemper belakang penyok tak berdaya.

Dan rekan saya mengomentari bahwa seharusnya mobil ini dimandikan air kembang, jangan cuma air shampo. [kecuut]

Saya hanya berdoa, semoga para calon pemimpin bangsa yang terlibat di Warung Buncit tadi kelak menjadi anggota MPR dan DPR juga seperti para seniornya, pasti lebih seru.

Mimbar
Belum tahu tempat cuci mobil sekaligus service air kembang.

No comments:

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com