WC Mampet di Lion Air

Date: Fri Aug 29, 2003 9:07 am

Ketika memutuskan untuk ke Sampang Madura, pasangan monogami saya berbisik, pakai "Lion Air" sapa tau naik BMW. Saya cuma mengiyakan tetapi alasan lain adalah harga tiketnya yang setengah miring. Teman-teman pada bilang, pakai Lion Air sering delay, lagi-lagi saya tepis pendapat mereka sebab saya pikir pesawat mana dinegeri Sukhoi yang tidak terlambat.

Ternyata, pesawatnya take off dengan "opteit" alias "on time". Di atas pesawat buatan M&D yang mampu mengangkut 147 penumpang ini para awak kabin yang gaunnya dirobek sampai di lutut (lebih dikit) menerangkan bahwa ada dua toilet dibelakang dan satu di depan.

Singkat cerita, kami mendarat dengan sempurna di Bandara Juanda sementara rombongan para besan lainnya yang pakai bis charteran baru lepas kota Madiun. Saya gunakan waktu luang untuk mendatangi rekan-rekan bisnis kami di Sidoardjo.

Dalam perjalanan pulang ke Jakarta, saya tidak sungkan lagi menggunakan Lion Air sekalipun adik yang dari Garuda Indonesia berulangkali membujuk untuk pakai pesawat Garuda. Tapi lantaran godaan Pergi Naik Lion Pulang Naik BMW tetap kenceng juga, saya pilih Lion yang kali ini aku kelanggar apes.

Dia telat 60 menit.

Di udara, setelah take off beberapa penumpang berjejal di toilet belakang. Usut punya usut tulisan ternyata toilet di depan pesawat sedang rusak terbukti adanya tulisan "Maaf Toilet Out of Order" alias WC rusak .

Seumur-umur baru kali ini saya melihat pemandangan ala Kereta Api kelas Ekonomi. Oh ini to yang dikeluhkan oleh teman-teman. Tapi sesuailah dengan harga tiket yang harus dikeluarkan sehingga mengabaikan soal kenyamanan.

Tapi kalau sudah begini, bagaimana soal keamanan penerbangan?
Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyaris bentrok antar angkatan

Daftar Pemain Nagasasra dan Sabukinten

Meditasi Lilin bikin PeDe