Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 06, 2006

Wawancara di Trafic Light

Date: Wed Oct 10, 2001 4:23 pm

Di wawancarai Trans TV
Pulang dari Client Visit di bilangan Sudirman, jalanan seperti biasa macet, lalu di bawah jalan layang Warung Buncit seseorang "lady" mengetuk kaca Kijang Abu-abu dan ia bilang "Kalau bapak diberi 8 (delapan juta), lalu jalanan tidak macet, apakah bapak memilih tidak mengeluarkan uang dengan resiko jalanan macet."
Lalu saya bilang, "ya milih jalanan macet daripada keluar uang Rp. 8 juta, kita di Jakarta, seharusnya menyikapi kemacetan dengan bijak.".

Ternyata itu adalah sepenggal wawancara saya dengan TRANS TV yang akan mengudara di 25 Oktober nanti. Rupa-rupanya akan ada alat yang bisa memantau kemacetan lalu lintas dan harganya 8 juta. Ah di JKT mana ada tempat nggak macet Bo!.

Terus Nomor Pelat Kijang di Skoteng (shoting), dan ndelalah saya pakai Seat Belt, jadi kelihatannya Safety Awarenessnya tinggi.

Tunggu ah tanggal 25 Oktober 2001.
TransTV baru siaran percobaan.

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com