Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 07, 2006

Tempe

Date: Sat Apr 27, 2002 9:04 am

Yayasan Tempe Indonesia membukukan kesaktian tempe yang diduga mengandung azimat menurunkan kadar lemak darah sehingga bisa mencegah ancaman PJK, juga tempe mengandung serat yang mampu mengontrol hormon estrogen sehingga menghambat resiko kanker payudara.

Zat tersebut adalah protein, asam lemak tak jenuh ganda (opo iki), serat, niasin, vit E, isoflavon (anti oksidan) dan kalsium. Kalau anda ingin jauh dari PJK atau Prostat, maka makan tempe dengan baik dan benar.

Begitu yang saya baca di Taloid Senior.

Tempe memang hebat, ketika menyetel gelombang radio soal kemarahan sebagian massa berseragam yang membakar patung lele, dengan alasan simbol binatang rakus, jorok, saya jadi terkesima. Mahluk Tuhan yang memiliki gizi tinggi, gurih kenyal, mudah dibesarkan, kini dihujat. Menciptakan nggak bisa, malah menghujat. Katanya percaya bahwa mahluk apapun yang diciptakan Tuhan mesti ada manfaatnya.

Apa nanti Bekasi diganti simbul Pilar Romawi saja. Maksudnya, ada keturunan Nero yang mendapatkan Orgasme melihat api yang membara, lalu merasa amat letih, amat lemas setelah melihat onggokan debu. Belum lagi ide memagar lapangan Monas, atau lebih parah lagi akan menjadikan monas sebagai waduk. Barangkali orang yang punya ide ini mendapatkan inspirasi di tepi danau Finlandia, atau nun jauh disana.

Lalu gelombang radio saya pindahkan kesalah satu acara Talk Show soal Tempe. Wah pas dan kebetulan sekali. Seorang ahli Gizi menjelaskan bahwa Tempe memang jagoan ulung terutama dalam mencegah penyakit kanker Payudara, Prostat dan Colon (usus). Ahli ini merujuk suatu data penderita Kanker di Australia yang jumlahnya lebih besar daripada penderita di Indonesia. Diduga, orang Australia kurang mengkonsumsi pakan asal kedelai.
Seperti ditulis oleh Yayasan Tempe Indonesia, salah satu kandungan tempe adalah ISOFLAVON - ini adalah bahan anti-oksidan, yang bagus untuk mengamankan kumpulan massa bernama enzim "5-alfa-reduktase". Ini enzim kadang "badung", apalagi kalau bercokolnya di prostat bisa membengkak atau malahan memicu kanker prostat. Enzim badung ini rada keder kalau didatangkan batalion gabungan dari tempe.
Lalu ada ibu menilpun, "dok saya makan kedelai direbus, bagus nggak?"

+ "Wah bagus sekali ibu, kedelai yang direbus ISOFLAVON-nya masih banyak."

- "Tapi saya sekali makan bisa sekilo, bagus nggak?"

Saya nggak tahu apakah pak Doktor Dokter di studio tadi tertawa atau tidak. Memang dokter menjawab, kalau sudah sekilo sehari itu berlebihan.

ASAM URAT dalam TEMPE
"Saya ada asam urat, boleh nggak makan tempe?" - lha ini yang nggak ditulis oleh Yayasan Tempe Indonesia, tempe adalah hasil fermentasi.
Kedelai, seperti halnya jenis makanan dari sayur-sayuran dan biji-bijian, selalu ada "asam-uratnya," lalu kedelai difermentasi sehingga asam uratnya makin mengganda. Kesimpulannya, penderita asam urat sebaiknya menjauhi tempe tetapi boleh gandeng-cementhel(akrab) dengan tahu. Pilih tempe yang bagus, mulus putih, dan seragam.
Masalahnya proses fermentasi yang diinginkan oleh kelompok kapang "Rhizopus oligosporus atau Rhizopus orygae", kalau dalam proses ini kemasukan unsur separatis yang mengandung zat karsinogenik atau alfa-toxin, maka ada ancaman yaitu Kanker Hati. Jadi alih-alih mau anti kanker prostat dan payudara malahan kena kanker hati.


KURANGI KONSUMSI GORENGAN DARI PENJUAL GORENGAN TEK-TEK

Ini rada mengagetkan, tapi sudah diselidiki bahwa penjual gorengan tek-tek menggunakan minyak yang sudah jadi biang jelantah. Jelas ini si-biang kerok. Rapat-rapat RT, membahas Budget yang dilakukan umumnya kaum diatas 40 tahun, umumnya disuguh "goreng-goreng" dari pinggir jalan. Lha ini, gawat.

"Lho minyaknya bersih sejernih otak sehat kok?"

Begitu mungkin alasan kita?

Jangan terkecoh oleh penampilan sebab minyak itu aselinya sudah hitam-tam, kolesterol sudah membuat markas komando disana, tetapi setelah disaring, diendapkan maka minyak tadi jadi jernih. Sayangnya, kolesterol dan zat radikal-bebas, masih aman untuk tidak mengamankan kesehatan anda.

Kalau diperhatikan, sepotong tempe yang beratnya 50 gram, begitu di goreng dengan minyak goreng tek-tek, bisa menjadi 75 gram, sebab 25 gramnya adalah "MINYAK KOLESTEROL". Ini juga berlaku untuk outlet-outlet paha ayam (impor) goreng, penjual kentang goreng dsb.

Lantaran kita bukan orang laboratorium, maka cukup menggunakan cara bodon yaitu dengan memperhatikan apakah minyak masih membasahi penganan tersebut, atau sekalipun sudah dibungkus pakai kertas koran hasil pengepul koran bekas yang disimpan digudang selama 1-2 tahun bergaul dengan debu. Maka kalau kertas korannya masih basah kotos-kotos (piye ini menterjemahkannya), jelas minyak rusak.
Secara bergurau, kalau ada minyak oplosan untuk mobil, pulisi segera menangkap penjualnya. Tapi ketika orang menjual penganan dengan "minyak makan oplos rusak" kepada anak-anak SD yang notabene generasi bangsa dalam 20 tahun mendatang, rada menciutkan hati. Atau memang mobil lebih berharga daripada masa depan anak bangsa. Mellow!

Beberapa tips soal kedelai.

1. Keripik tempe Purwokerto, bukan penganan anti PJK maupun Kanker - tapi sumber protein.
2. Menggoreng tempe tipis-tipis sampai kering crispy, hanya akan menghilangkan zat yang berguna
3. Kecap, sudah mengalami proses lanjutan, manfaatnya tidak significant.
4. Memasak tempe masih agak basah, itu yang diharapkan. Misalnya nyemek, itulah the best menghidangkan tempe yang sehat. Jadi bisa disikapi dengan memotong tempe agak tebal.
5. Kedelai tidak mengandung omega-3, tetapi setelah menjadi tempe menjadi Omega-3.
6. Pakailah jelantah maksimal 4 kali.

PERTANYAAN LANJUTAN
"Dokter Waluyo, saya sering masak dengan tempe yang dibusukkan, wah gurihnya kalau untuk masak lodeh, lalu apa masih ada manfaatnya?"
"Dokter, kalau tauco bagaimana, itu orang Jepang makan Tauco (miso), jadi sehat"
"Pak Dokter, kalau tempe Mendoan bagus nggak?"
Maaf, saya nggak bisa mengikuti obrolan ini, lha waktunya sudah habis. Sial Bener.

Salam Tempe.
...............
Cookie line hari ini berbunyi sbb:
Berharap untuk sehat merupakan satu bagian untuk mendapatkan kesehatan - SENECA
Berdoa senantiasa, tapi tetaplah mendayung menuju pantai

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com