Singapore (2) - Hansaplast

Penduduk Singapore umumnya berjalan kaki setiap hari, sehingga tanpa disadari terbentuklah kali para pemuda/pemudinya menjadi berotot dan berisi akibat jalan kaki yang dikerjakannya sejak kecil. Belum lagi kebiasaan berjalan cepat sepertinya sudah mendarah daging.Tidak heran melihat pelajar dan mahasiswa di Singapore kelihatan selalu segar dan sehat. Keberadaan orang Indo bisa ditengarai dengan mudah dengan gaya berjalan yang santai, bergerombol, terkadang ditabrak oleh pejalan kaki lainnya.

Untuk kebiasaan berjalan kaki inilah sepatu "keds" banyak sekali dipakai, tidak perlu disemir tetapi enak dipakai. Persoalan timbul ketika melihat para mahasiswi yang wisuda (kok orang Singapore bilangnya Commencement yang berarti baru memulai "real life") mau tidak mau harus meninggalkan kebiasaan bersepatu keds dan berbusana jeans berganti dengan sepatu berhak tinggi bagi para perempuan. Mungkin gaya berjalan masih bisa diatasi dengan teknik berjalan yang dipelankan, tetapi gesekan kaki dengan kulit sepatu tidak bisa dihindarkan menimbulkan lepuh pada tumit kaki yang berkulit sensitif.

Untuk mengatasi hal tersebut tumit mereka umumnya diberi plester.

Jadi kalau ada perempuan kakinya berplester di tumit 80% mereka adalah alumni universitas.

Date: Wed Sep 18, 2002 11:00 am
Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyaris bentrok antar angkatan

Daftar Pemain Nagasasra dan Sabukinten

Meditasi Lilin bikin PeDe