Sayur Teh

Date: Thu Jan 8, 2004 9:52 am

Sampai hari ini, sampai membaca tulisan pak Mimbar, saya masih berpikir yang biasa "nyaheum" kopi dan gula itu hanya saya seorang diri di dunia ini, ternyata ada orang lain juga toh?

Dulu di kampung saya, warung/kedai menjual kopi sudah dicampur dengan gula pasir dalam satu pincukan kertas, jadi ketika orang mau ngopi tinggal membuat air panas, disedu jadi deh minum kopi. Jadi sebenarnya kopi three in one (kopi+gula+susu) atau two in one (kopi+gula) dari jaman saya umur "ngalantrak" sudah ada.

Ketika kecil kalau ibu saya malas membuat sayur, saya mempunyai kebiasaan membuat SAYUR TEH, sayur teh dibuat dari air teh hangat dicampur sambal terasi, kalau tidak ada sambal terasi cukup pake garam ditambah mecin, ditambah cengek alias cabe rawit, jadilah sayur teh yang nikmat, belum pernah ada yang nyoba kan?, cobalah segar sekali rasanya.

Rupanya budaya sayur teh ini, juga ada di daerah Tapanuli sana, karena ketika saya sedang membuat sayur teh tersebut di tempat kos, rekan saya yang Batak ini langsung nimbrung, "Lho kamu juga senang sayur teh toh Dy?" dia bilang, "Kami juga biasa membuatnya kalau Mamak tidak masak sayur". He ... he ... he ... !!ketemu temen juga rupanya. HORAS BAH !
UR (Udy Rusdiana)

Comments

Popular Posts