Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 02, 2006

Pria Buntung tapi Jagoan dari Ambon

Date: Wed Jan 26, 2000 6:25 am

AMBON dan kekerasan yang pernah saya lihat (dulu)

Pertunjukan kekerasan ini terjadi di bandara Ambon.

Kejadiannya sudah lama berlangsung. Sekarang, berkaitan dengan kejadian kekerasan yang seakan tidak habis-habisnya di Ambon, kenangan tersebut seakan segar kembali.

Kedua pelakunya seperti para porter bandara, ini menilik seragam yang dikenakannya, lengkap dengan rompi bernomor. Pihak yang agresif nggebuki sang korban adalah pria berkulit gelap dengan satu tangan kanan kutung. Mestinya bukan lawan sang pemuda yang lebih segar, tegap dan tangannya lengkap serta lebih muda usia. Tapi kenyataannya si pemuda nampak terpojok dan cenderung membiarkan dirinya dipukuli.

Yang aneh, baik teman yang lain maupun aparat disekitar bandara juga nampaknya tidak perduli dengan perkelahian tak berimbang tersebut. Mereka hanya menonton saja.

Saya coba mencari tahu mengapa sang anak muda tersebut nampak
ketakutan. "Si buntung itu jagoan pak, tangannya putus karena suatu tindak kejahatan," komentar salah seorang temannya kepada saya. "Jadi kita jangan cari gara-gara sama si buntung."

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com