Pilihan Presiden rasa Lebaran 20 Sept 2004

Date: Mon Sep 20, 2004 10:53 pm
Ah udara Citayam. Sekalipun hujan masih malu-malu memeluknya namun kesegaran udara masih bisa didapatkan kendati cuma secuil. Paling tidak kembali ke alam. Melahap rebusan daun singkong, daun pepaya, daun kangkung. Untung saya bisa balik ke tanah air sehingga bisa menyaksikan "dapukan" saya SBY naik ke tahta presiden. Toh seandainya beliau kalah, Mega pun masih okay.

Malam Senin 19/11/2004, magrib sudah hampir berlalu. Jengkerik, tonggeret dan satwa malam sudah mulai memperdengarkan suaranya. Suara pembacaan ayat suci Alquran mulai terdengar. Entah bagaimana, saya merasakan kebahagiaan persis sama seperti suasana menjelang Hari Besar seperti Lebaran dsb. Rasa tak sabar menyongsong esok hari, kendati harus berkendaraan 2 jam dari Citayam menuju Grogol.

Mudah-mudahan pertanda, Indonesia memasuki perubahan baru. Semoga presiden baru nanti tidak melepaskan sekecil apapun pulau milik NKRI.
Semoga.
Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyaris bentrok antar angkatan

Daftar Pemain Nagasasra dan Sabukinten

Meditasi Lilin bikin PeDe