Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 10, 2006

Penulis Laris atau Penulis Sempurna

Untuk mbak Nenny dkk.

Saya memilih salah satu bagian dari buku Robert Kiyosaki yang enak dibaca, diambil dari tengah. Jadi seperti makan burkopnas, kalau masih panas jangan langsung dikokop, ya disisir dari pinggir, dari tengah lama kelamaan buburnya habis.

Di Singapore Kiyo-san menunggu seorang wartawati Singapore untuk wawancara. Datanglah wanita muda sang reporter, mereka berbasa basi sebentar lalu sang interviewer mengatakan "saya ingin menjadi penulis handal seperti Anda, bagaimana caranya?"

"Kamu harus kuliah lagi," tukas Kiyo-san

Muka wartawati memerah, lalu dia menerangkan bahwa ia adalah master dari sebuah universitas terkenal, bagaimana mungkin sarjananya sarjana kok disuruh sekolah lagi.

"Kamu masih tetap, harus sekolah lagi, sekolah menjual," kata pria bekas Marinir yang pernah jadi pilot Heli pada perang Vietnam ini.

Senja itu berakhir dengan batalnya interview karena sang wartawati tersinggung berat. Dengan kasar, peralatan interview dimasukkan kedalam tas, kenang Kiyosaki. Ya ngebayangkan amoy ngambek, mungkin seperti melihat Becky Tumewu, atau Olga atau Monica sedang sewot (dan ayu).

Sebelum pergi, Kiyosaki masih berusaha menunjukkan sebuah bukunya yang dibeli label "The Best Seller" dan bukan "The Best Writer," ini kuncinya. Kiyosaki tidak perduli apakah tulisannya mengikuti hukum DM atau MD, dia punya gagasan, dan ia realisasikan dalam bentuk tulisan. Lha tadinya marinir pegangane bedil kok disuruh nulis buku yang mengikuti pelajaran grammar. Bisa runyam. Tapi dia berhasil mengatasi hambatan tadi.

Kalau Aqua cuma meningkatkan kehebatan produknya terus tetapi tidak pasang iklan, tidak ada orang main drum dari botol aqua yang kalau di Madura sana lagunya menjadi "aRRqua, aRRqua"- maka air putih tadi tidak pernah naik daun sebagai minuman bergengsi.

Artinya banyak orang yang sudah memiliki kemampuan teknis yang nggegirisi, tetapi buta dalam kemampuan menjual, termasuk wartawati tadi.
Jadi nggak usah mbelibet kan?.

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com