Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 17, 2006

Pating Teleler

Perth
Date: Tue Aug 31, 2004 5:00 pm

Surat pembaca pada koran terbitan Perth menulis keluhan atas air ledeng (tap water) yang seringkali nampak partikel kehitaman seperti neiyeng atau karat besi. Saya berulangkali menemukannya partikel seperti karat ini diceret-ceret yang kami pakai untuk merebus air. Akibatnya warga kota banyak yang ragu untuk menenggak langsung air dari keran tanpa dimasak seperi halnya kebiasaan yang dilakukan sebelumnya. Isu ini ditanggapi para penjual bahan selang. Katanya kalau anda mau air minum berkualitas, jangan pakai selang tanaman. Memangnya kita pohon Mawar. Belum lagi bau air selang biasanya "awful"

Pakailah selang yang dibuat khusus untuk air minum (dari pabrik mereka tentunya). Sampai akhirnya Dewan Kota mengatakan bahwa partikel hitam itu akibat pengikisan bagian dalam selang terutama dari heater yang mengalirkan air panas. Dianjurkan untu mengganti saja beberapa bagian pipa air panas dengan pipa tembaga. Diantara rimbunnya bunga-punga yang bermekaran warna warni di pinggir jalan dan taman-taman di Perth di musim dingin ini, saya jusru tertarik melihat selang-selang karet hitam bergaris tengah tiga perempat inci "pating telolor" yang dalam bahasaku adalah tergeletak dipermukaan dipasang tersembunyi diantara semak, trotoir. Inilah selang plastik dari Jawatan Air Minum Kota menyalurkan air guna keperluan penduduk.

Nampaknya inilah konsekuensi dari pembangunan di Perth. Rumah-rumah berdiri megah, dan perlu air bersih untu diminum. Namun untuk tidak merusak pemandangan, dan ekonomis. Perusahaan air hanya tinggal menarik selang dari satu rumah kerumah lain, tidak perlu menggali-tutup jalan bekas galian yang akhirnya meninggalkan bekas jalanan berlubang, kotor dan trotoar hancur. Belum lagi lalu lintas yang terhambat akibat galian pipa. Parahnya lagi, baru satu galian selesai (telkom) misalnya, nanti perusahaan lain PAM mulai menggali ulang dst.

Pemerintah Australia memandang bahwa pemakaian jaringan pipa besi di bawah tanah adalah sulit untuk diawasi, misalnya terjadi kebocoran, sementara aksi menghemat air disosialisasikan terus menerus. Sering melihat jalan raya terendam banjir gara-gara pipa air ledeng yang bocor. Atau orang sengaja membocorkan pipa dipinggir jalan untuk sekedar minum, sekedar buang hajat dan sekedar dibuang begitu saja.

Di Perth mobil pribadi hanya boleh mencuci mobil dengan teknik raup saja. Yaitu pakai ember mobil diusapkan. Untungnya udara yang bersih dan nyaris tanpa debu, mobil kami sudah memasuki minggu kedua belum kenal cuci. Dan masih bersih saja layaknya. Mobil komersial, masih diijinkan untuk dimandikan tiap hari. Masih ada aturan dewan kota untuk menyirami tanaman. Kesemuanya untuk sarana mengehemat air tanah.

Di Indonesia, air dan selangnya dicolong sekalian.

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com