Pasar Kembang Riwayatmu dulu.

Date: Wed Dec 12, 2001 4:53 pm

Saya menerima e-mail yang memberikan komentar atas kuliah di Jlagran (Pasar Kembang), nada pertanyaannya pada "getun bin gelo" karena "miss" terima sapaan lembut para gadis ketika menunggu jemputan becak atau motor dan kadangkala mobil dari markas besar mereka.

Sebetulnya kami kuliah waktu itu lumayan nomaden. Misalnya pagi hari kuliah 2 jam di Akademi Koperasi dijalan Taman Kusuma Negara. Saya masih ingat polahnya Evaristus Budiadi (Geo sekarang di STTNAS), naik sepeda muter-muter di halaman kampus yang kalau hujan beceknya luar biasa. Saya masih ingat seorang guru alm Sritomo di pukul oleh teman saya anak Palembang (saya lupa namanya padahal bukan ketua DPR) sampai pipinya kempot membekas pukulan.

Ini teman kriminalnya luar biasa, duduk manis-manis bersama kami ikut kuliah pak Sritomo (Fisika Dasar), begitu jam kuliah selesai, dia sudah menghadang dosen yang naik sepeda motor, dan praak, pak Dosen terguling beserta motornya. Cepat sekali berlangsungnya.

Habis dari AKOP, kami pindah untuk ikut kuliah another 2 jam, di Ketandan Wetan. Siangnya jam 14:00 ikut kuliah gabungan SPN (Sejarah Pergerakan Nasional), di Gedung Hatta di Bulak Sumur.

Lha ya capek jalan-jalan daripada kuliahnya.

Duku waktu ujian, tidak jarang kami diawasi oleh asisten dosen yang beda disiplin ilmu. Misalnya Gambar Teknik yang membacakan soal dari Ekonomi, kalau ada pertanyaan mereka tidak segan-segan menjelaskan walaupun bukan bidangnya.

Waktu ujian banyak teman yang her, bukan karena bodo tetapi akibat berambut
sedikit panjang, sehingga dikeluarkan dari ruang ujian oleh pak Rektor.

Salam

Comments

Popular Posts