March 03, 2006

Pancalongok di rumah saya

Date: Wed Mar 8, 2000 9:02 pm

MUDAH-MUDAHAN BELUM BOSAN MEMBACA CERITA SAYA. TAPI BUKAN UNTUK NAKUT-NAKUTI, CUMA BIAR WASPADA.

Selasa 7 Maret, ada masyaalah di rumah saya , tapi seperti kata Bawang Putih, "nggak ada masyaalah." Rupa-rupanya saya seperti disitir teman: "you are happy when you are not". Kalau nggak begini, mana ada ide bikin cerita muncul.

Disuatu hari, dimusim yang lalu, ketika hujan rintik, seorang anak muda, rambut disemir merah, mengetuk pintu pagar, tek, tek, tek. Entah mengapa dipersilahkan masuk ke rumah saya oleh PRT. Rupa-rupanya dia mengaku temannya LIA anak saya. dan jebret ... dia masuk kedalam rumah, dan matanya celingukan kesana-kesini.

Pandangannya tertuju ke meja komputer saya. Mulailah pancalongok ini memegang kamera Minolta dan sebuah Portable CD-Rom. Lagunya masih klise, sok akrab, disuruh Oom memperbaiki alat-alat tersebut diatas. Para PRT masih percaya dengan omong manis mereka sekalipun OMDO.

Kata-kata Oom ditelinga PRT, pasti orang dekat. Indoktrinasi saya, mengatakan jangan lekas percaya kepada siapapun. hari itu pupus diingatan mereka. Barang mulai diwadahi untuk "diperbaiki." Masih tanya, notebooknya sekalian. Notebook Toshiba Pentium 133/32MB masih ada di kantor.

Jebret....

Mimbar Yunior datang, 13 th, dari sekolah. Yunior curiga ketika tamu yang jauh lebih dewasa darinya kok tamunya mulutnya ndremimil tapi nggak nyambung, ah pasti cuma orang cari story - pikirnya. Dia coba mengkonfirmasi kedatangan tamu dari "SYDNEY" ini kepada saya. Yang jauhnya cuma 60 menit, 10 lampu merah, 10 kali bocah kicrik, 3 kali pak ogah. Semeru, Makaliwe, Kiyai Tapa, S. Parman, Gatotsubroto, Warung Buncit, TB Simatupang.

Ketika mencoba memutar nomor HP saya, ternyata wireless di kamar tamu sudah dilumpuhkan. Caranya, adaptor dicabut, baterey didalam wireless juga dicabut. Cuma yunior saya tidak kehilangan akal, dia masuk ke kamar tidur saya, dan langsung menghubungi saya. 0811806549, kring, papa ada orang bla...bla...bla.

Mister Pancalongok memang hebat. Dia ambil tilpun dari tangan anak saya dan mulai tanya e-mail saya, e-mail anak saya. Akrab dan PeDe aja. Katanya dia mau menitipkan VCD untuk anak saya di Singapore. Padahal saya banyak kirim IndoMie yang makannya pakai Indonesia tanah air beta......

(Padahal kepada yunior di rumah dia bilang mau bawa Kamera dan CD-Drive ke Singapore). Tapi ketika pertanyaan perimilan diperinci lagi, dia bilang e-mailnya kena virus. Dia memberi e-mail kepada saya sbb:

NET.COM.IDU.@

Jreeengggg.... Saya mencium sesuatu tidak beres. dari email aborsi begini kita tahu orang ini berniat tidak baik. Rasa-rasanya Bill Gates maupun Linux belum pernah membuat domain seperti yang ia tuliskan. Lantaran di interogasi terus oleh Yunior, maka dia jengah. Kamu ada "les" nanti ya, katanya.

Nggak saya nggak les, saya dirumah nunggu papa saya, kata Yunior.

Tamu dari SYDNEY pamitan tanpa berhasil membawa barang apapun. Para PRT, menurut Yunior saya malah gojeg didepan. Rupa-rupanya latihan dan peringatan saya sudah bablass di otak mereka. No talk to stranger !

Anak saya di Singapore, saya hubungi, negative, tidak kenal dengan nama seperti yang disebutkan.

Thats close....!

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com