Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 18, 2006

Obat Ngantuk Ya Tidur

Di sepanjang HighWay di Australia kita sering membaca papan peringatan "Obat Ngantuk Adalah Tidur," tentunya bukan berarti sambil tidur dalam keadaan mengendarai. Prinsipnya, tidak ada cara atau obat yang cespleng dalam urusan membuka kelopak mata ini.

Di suatu Rig Pengeboran, pekerjaan kami mengalami gangguan bor yaitu pipa terjepit. Ini memang resiko. Lubang bor menusuk tegak lalu perlahan tapi dikedalaman 1500 meter banting stir mendatar sampai kejauhan 500 meter membuat terowongan "mini" di lapisan batubara bukan pekerjaan biasa. Apalagi lumpur air yang dipakai digantikan dengan "umpluk sabun shaving cream" alias "foam". Dalam keadaan begini, alat bor menderita vibrasi sampai 40xGravitasi bumi, tidak jarang alat canggih macam MWD yang berada dalam lubang bor mengalami gegar otak alias keok di arena. Bahkan mata bor kamipun terlepas akibat kencangnya guncangan dalam lubang.

Kalau pipa sudah terjepit parah, maka didatangkan spesialis yang menggunakan kabel listrik mencari lokasi gangguan bawah permukaan tanah, lalu dengan prinsip getaran mereka menurunkan dinamit ukuran kecil yang mampu merobek atau membebaskan pipa yang terkubur.

RADIO SILENT
Saat itu jam sudah menunjukkan 16:00 ketika peralatan spesialis REEVES didatangkan ke lokasi. Reeves adalah perusahaan gurem lokal sebagaimana yang bergerak mirip Wireline Schlumberger dalam skala kecil. Saat mereka mulai bekerja apalagi menggunakan bahan peledak, maka semua peralatan radio, handphone, handitalki sampai kegiatan mengelas disetop semua guna menghindari interferensi gelombang yang dikuatirkan memicu ledakan dinamit sebelum waktunya.

Sayangnya 3 kali ledakan sudah dilakukan, pipa yang teruruk batubara tak bergeming juga. Lalu tak seorangpun berana di panggung pengeboran (rig floor) dan sekitar pukul 00:30, saya lihat awak spesialis Reeves sudah ringkes-ringkes, saya pikir mereka berhasil merobek pipa baja.

Ternyata mereka hanya kecapekan dan minta timeout untuk tidur.

Sesuai peraturan perburuhan di Australia memperbolehkan mereka tidur apalagi perkakas yang terlibat adalah bahan peledak. Dan rig dibiarkan keleleran selama beberapa jam (8 jam) menganggur menunggu awak Reeves selesai dari peraduan. Padahal yang saya lihat di Indonesia, awak spesialis boleh dikatakan lek-lekan selama bekerja. Kalaupun lelah mereka hanya curi-curi tidur.

Juga saat mengebor, jika waktu rehat atau "smoke-OH" pada jam 3 pagi atau 3 sore. Rig ditinggalkan begitu saja barang 15 menit untuk ngopi, merokok... Tidak ada stress kerja yang berlebihan, yang justru saya lihat dikenakan pada pegawai di Indonesia yang sepertinya diperas tenaganya.

Lalu setelah 25 tahun di "oil patch" saya merasa bahwa justru bangsa lain sekarang belajar bekerja secara lebih santai.

Injune 15 Feb 2005

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com