Ngopi di langit Australia (dan ditagih 10 dollar huuu)

Wed Feb 23, 2005 10:46 pm

Sayang hati (liver), perbanyak ngopi!

Begitu kata para ahli yang dilansir oleh beberapa media. Pasalnya Pusat Kanker Jepang menyimpulkan bahwa orang Jepang yang peminum kopi berkafein itu cuma sedikit yang terkena kasus kanker liver. Ngopi di langit, rasanya tak seorangpun yang belum pernah merasakannya. Terkecuali yang memang tidak suka akan bubuk beraroma hmm ini.

Tetapi ngopi dilangit lalu ngedumel, lantaran di tagih 10 dollar ?

Hal tersebut terjadi pada diri saya. Dari Perth ke Brisbane saya menggunakan perusahan penerbangan lokal PerawanBiru. Setelah pesawat mengambil posisi ketinggian jelajah dan tanda mengenakan sabuk pengaman sudah dimatikan, mulailah pramugari Australia yang seragamnya seperti anak SMP habis liburan minggu, putih biru, mungkin namanya juga "perawan biru" menawarkan minuman dan penganan kecil.

Saya lihat banyak penumpang menolak tawaran pramugari. Padahal terbang cukup lama 3 jam. Jadi ketika tiba giliran,langsung saya sabet senwit dan segelas kopi pahit, untuk kemudian bengong terbengong ketika ditagih AUS 10 (idr 75.000). Kopi pahit terasa ngilu.

Sebetulnya harga yang ditawarkan di langit tidaklah selangit, beda tipis dengan cafe di darat, masalahnya cuma kebiasaan di tanah air yang selalu dimanja dengan minuman dan penganan gratisan, koran prodeo, jadi kaget waktu ada tagihan.

30 jan 2005
Kopi pahit dan kopicino
Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyaris bentrok antar angkatan

Daftar Pemain Nagasasra dan Sabukinten

Meditasi Lilin bikin PeDe