Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 10, 2006

Mesin mobil macet di rel kereta api

Pemandangan di Jakarta, atau kota besar lainnya yang paling mengerikan adalah saat pintu kereta api menjelang ditutup karena kereta akan lewat. Kendaraan justru saling serobot masuk secepat mungkin agar terhindar dari penutupan pintu. Lebih "kismis" lagi kalau ternyata ada kendaraan justru macet beberapa saat sebelum kereta api lewat. Para penggemar sihir ala Harry Potter biasanya dengan yakin mengatakan akan roh halus yang iseng pada mangkal disekitar pintu perlintasan kereta. Mungkin ide cerita diambil dari mitologi Yunani mengenai bidari ayu berbadan burung yang memiliki suara merdu sehingga mengganggu perjalanan sang Odysseus.

Sementara penjelasan dari dunia "MUGGLE" datang dari Djoko Sungkono- ITS mengatakan ketika terjadi gesekan antara ban kereta dengan rel nun jauh disana, terjadilah "impedansi" yang merambat diseluruh badan rel. Dan si Impedansi tadi mempengaruhi medan magnit sekitarnya, celakanya termasuk dinamo starter mobil. Akibatnya mobil yang pas mogok ditengah pintu kereta justru sukar untuk dihidupkan. Menurut penelitian, jarak 1,5 kilometer saja medan magnit sudah mulai menyerang dinamo starter kita sampai letoy tak bertenaga.

Skenario selanjutnya, sang pengemudi makin panik, starter sampai premium banjir juga tidak akan menolong. Akibatnya bisa dibaca di Warta Kota atau koran apa saja. Salah satunya Rektor dan Purek III dari sebuah Universitas Swasta di Jawa Timur yang terlanggar apes sampai tewas terseret kereta api.

Jadi kalau mobil anda mogok di pintu perlintasan Kereta Api, mending segera keluar kendaran dan dorong (teriak minta bantuan) ke pinggir. Atau kembali ke basic pelajaran berlalu lintas, kalau pintu kereta sudah bersiap akan menutup mending anda injak rem dan keep mesin running. Atau kalau melalui perlintasan Kereta yang tidak ada tutupnya, jadikan naluri kedua untuk menyetop kendaraan sebentar dan tengok kiri kanan. Prek-kan saja mobil dibelakang kita yang biasanya royal dengan klakson.


Komentar dari Heru Pramono:
Dalam pelajaran Safety Driving yang pernah saya pelajari doeloe ... kalau kendaraan anda mogok ditengah rel kereta : masukkan gigi-2 terus starter lagi, meski mesin tidak hidup kendaraan akan meloncat maju..... catatan: starter masih OK, Accu juga OK, dan anda tidak panik. ..... kalau tidak, ya loncat dan kabur saja ... biarkan Asu (ransi) yang ngurus mobil yang remuk.

--- Kebiasaan stop di pintu persimpangan kereta api ---

Waktu kos di Yogya, saya pernah "menyupiri" famili dari pemilik kost. Sebut saja pak Ito. Melihat cara saya mengendarai mobil lalu bercerita bahwa di Australia maupun dinegara maju, kalau berada di pertempatan atau pertigaan, ada kewajiban untuk stop sebentar. Apalagi kalau hendak melalui perlintasan kereta. Pengemudi yang melanggar aturan tersebut, bisa dikenai sanksi.

Itu pelajaran pertama yang saya ingat.

Suatu malam di tengah hutan Prabumulih Sumatera Selatan, karena ada keperluan mendadak maka lokasi pengeboran saya tinggalkan. Saya pakai Landrover yang sudah "gundul" bannya dan lebih cilaka lagi, saat hujan deras turun, wipernya tidak berfungsi. Dengan hujan yang luar biasa lebat, maka lampu kendaraan juga sepertinya terbatas daya tembusnya.
Jalan dengan tanah liat merah sudah beberapa kali mengakibatkan mobil terperosok. Tapi saya nekad saja menerobos hutan dan hujan.

Pas didepan persimpangan jalan kereta api tanpa pintu, saya ingat nasihat pak Ito, dan secara intuisi mobil saya rem. Secara tiba-tiba, dari sebelah kanan, melajulah Kereta Api hanya beberapa cm dari posisi saya. Siapa yang nggak shock, coba. Rasanya nyawa sudah diujung kepala. Tak henti-hentinya saya mengucapkan syukur kepada siapa saja
yang melindungiku saat itu. Kalau saja waktu itu saya ugal-ugalan dan lupa dengan pesan singkat pak Ito, mungkin saya sudah awarahum sejak lama...

Jadi kebiasaan mas Sunarsa BJ, sungguh sangat terpuji dan ada benefitnya bagi keselamatan kita.




Date: Tue Jul 1, 2003 11:00 am

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com