Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 10, 2006

Makan Kue Chang

Setelah kue keranjang dengan segudang mithos, maka saya dibuat kaget terkaget bahwa Orang Tionghwa pada hari ini 4 Juni, melakukan upacara makan Kue Chang. Sementara ini pengertian orang kalau kue chang adalah penganan dari ketan yang dibungkus dengan daun bambu. Eh ternyata sejarahnya ada juga.

Tradisi makan Chang ini sudah beredar sejak 5000 tahun lalu pendeknya para keturunan Cina ada yang mempertahankan tradisi ini, sementara yang sudah mengalami distorsi dengan kepercayaan lain biasanya membuang habis tradisi.
Tradisi kok dipelihara, begitu kata mereka. Bakal gandoli kita susah naik surga.

Konon di negeri Chu hiduplah pejabat bernama Qi Yuan. Dan malang menimpa negeri Chu sebab negaranya diserang oleh balatentara musuh sampai ambur adul Qi Yuan kelihatannya bersedih namun dia seorang diri tak mungkin akan melawan musuh yang sakti mandraguna sehingga ia menerjunkan diri ke laut, singkatnya bunuh diri.

Tidak dijelaskan bagaimana bunuh dirinya, maklum cerita sudah 5000 tahun, yang baru 30-an saja sudah susah dipilah mana yang bener mana yang distorsi. Sepeninggal Qi Yuan mati, barulah rakyat seperti sadar bahwa mereka sebetulnya perlu pemimpin yang macam dia, tetapi nasi sudah menjadi bubur. Bahkan yang nasi ketan sudah menjadi Kue Chang.

Malam ini di kaum Etnis yang masih percaya pada tradisi ini akan mengadakan sembahyangan, setelah itu kue ketan (Chang) dibagikan. Ini adalah bentuk pernyataan kepatuhan, ketaatan, kebaikan dan kesetiaan. Cuma kenapa yang dipilih bukan Bapao, mustinya nanti ada cerita menyusul.

Apa kue Chang itu, semacam lepat yang disini dikenal sebagai BaCang. Naah baru tahu kan, untung saya ke Pekanbaru, baca koran lokal.

4 Jun 2003

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com