Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 14, 2006

Lukisan - 13584

Mungkin sekali waktu anda belanja atau masuk ke toko/resto milik orang Tionghoa. Perhatikan dilemari atau tempat kasir. Biasanya akan dipajang satu asesori berupa kucing berdiri berwarna emas dengan tangan sebelah kiri melambai tangannya. Inilah sejenis Lucky Charm (jimat) yang dipercaya membawa Luck, Health, Love and Wealth bagi pemilik kucing yang harganya sekitar 450.000 perak tersebut. Dalam legenda kucing tersebut bernama "NEKO" yang ceritanya pernah ditulis sebelumnya. Dua minggu ini saya suibuk pontang panting habis ke luar daerah gara-gara perusahaan membuka departemen Production Specialist Gas Lift alias Field Surveillance. Dalam perjalanan ini saya bertemu beberapa teman pengacara sebagai asosiate dari pengacara papan atas indonesia. Seperti sudah stereotipe kalau pengacara sepertinya harus dari utara sono.

Lugas, Tegas, Nekad dan Kurang Ajar kalau perlu.

Mereka ada yang datang dari liburan di Yogya sambil sibuk otang-otong lukisan. Saya pikir lukisan nude, atau ikan koi atau kuda Stalion di padang rumput. Ternyata saya salah. Lukisan yang mereka "otang-otong marotong rotong" adalah gambar sawah, plus gunung tentunya dan petani yang sedang menanam padi. Lho ini lukisan anak TeKa tentunya. Dan bukan "anak TeKa" yang akhirnya bikin panas dingin capres lainnya lho sehingga p[erlu dicari kampanya hitam atasnya. Kalau perlu dizholimi.

Usut punya usut, anda tahu dong pekerjaan pengacara.

Kita bikin perusahaan, kita bikin filem, kita jungkir balik naik ke atas. Saat terjadi gesekan, perselisihan dengan mitra, maka datang pengacara bak malaikat pembela yang mematok harga tidak kira-kira mahalnya. Sebagian pihak merasa menang berperkara, tetapi kocek musti dirogoh untuk pengacara. Sekalipun kalau kepada teman sendiri "gretongan" juga boleh katanya. Rupanya simbol inilah yang dipakai dan dipercaya sebagai jalan hidup para lawyer kita. "Orang boleh membajak sawah, menanam padi.." Giliran menuai, kita yang datang ikut ambil bagian. Persis burung emprit ya.

Tapi emprit ini jamnya merek Patek, emas berbalut berlian. Mobilnya Mercy atau BMW. Luar biasa.

Mimbar Bambang Seputro
8 Juni 2004

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com