Lotere

Date: Tue Sep 25, 2001 10:13 am

Ketika berada di Bandar Lampung beberapa minggu yang lalu, saya ketemu teman lama, dan begitu ketemu langsung saya diajak ketempat yang agak sepi dari "kuping" dan berbicara dengan serius. Sebetulnya saya kurang suka dengan cara berbicara sambil menarik lawan bicara berbisik-bisik seperti mau mengatakan bahwa "Osama ada di Depok," atau "Karcis Taksaka masih ada cuma harganya sedikit mahal!" - tetapi lantaran ini shohib, saya dengarkan saja ocehannya.

Beberapa malam ini aku mimpi ketemu kamu, kamu naik pesawat terbang besar sekali, saya pikir pesawatnya Foker Merpati, tetapi setelah saya renungkan ternyata Boeing-737.

Lha mana kutahu dia mimpi Boeing atau Foker. Wah terimakasih sekali saya dimimpiin orang, kata orang mimpi naik pesawat itu pertanda bagus. Dari rasa acuh dan pesimis langsung berubah menjadi optimis dan harap-harap cemas.

Trusss apa lagi mimpinya ? tanya saya mulai sangat tertarik.

"Lantaran Boeing 737, terus gue pasangin nomor 747,737,373 dst.... Gue dapet tu nomor, Alhamdulile"

Asem Kecuuuut, bathin saya geli. Tiwan dandan tiwas serius, larinya ke nomor lotere.

Sayang saya sekarang berada di Jakarta, kalau tidak pasti dia akan saya beritahu bahwa ledakan bom di Atrium Senin, salah satu korban kendaraan adalah Kijang B1643LW, padahal kijang saya cuma B1644LW - jadi masih kakak adik. Kalau saja dia tahu, pasti sudah sibuk dia juggling nomor yang okey.

Comments

Popular Posts