March 08, 2006

Kue Ranjang Bikin Lengket di Ranjang

Date: Thu Feb 13, 2003 10:03 am

Mau Panjang Umur ?, Lengket dengan pasangan? , atau bahagia sampai "n" keturunan, mendingan santap Kue Ranjang...
Apa sih beda kue ranjang dengan kue dodol, sama-sama manis, sama-sama lengket, dan sama-sama gurih, dan sama-sama dibuat dari tepung ketan dan sama-sama dua-hari dua malam mengulennya....

Dan kenapa sampai dinamakan kue ranjang, padahal bentuknya seperti baskom terbalik gitu.....

Dinamakan kue ranjang atau keranjang, bukan lantaran yang makan ini kue bisa bakal plerak-plerok alias "tukmis" melainkan kalau kue ini disusun secara proporsional dan konstitusional, maka tumpukan la teleskop ini kalau diikat pakai tali rafia, atau tali asin, dia mirip seperti sebuah keranjang (tapi bukan)....

Soal tumpuk-menumpuk ada simbolisnya seperti kalau cuma 3 susun, maka cuma sampai 3 keturunan bakal bahagia, dan untuk susunan seterusnya matematikanya saya serahkan kepada anda.

Kalau dodol disusun-susun seperti rumah susun, namanya tetap dodol-susun.

Lalu kue ranjang kata pembuatnya, menggunakan gula pasir import bisa lokal bisa, sehingga bentuknya lebih terang, sedangkan dodol pakai gula merah, jadi potret agak "buram".... Sekalipun dodol dan kue ranjang bisa diaduk dua hari dua malam, tapi
ada persyaratan "klinis dan klenis" yang terlibat. Pertama pembuatnya musti dalam keadaan tenang tidak kemrungsung. Kedua bagiu perempuan yang sedang memproduksi "saren", sangat dilarang menyentuhnya apalagi melirik adonan ini. Saya lagi cari hubungan kue ranjang dengan komodo, tapi belum ketemu. Kalau pantangan ini dilanggar, biar sudah dua hari dua malam diaduk, adonan bakalan "ngebrok", alias longsor. Gawat kan?

Babah Asiu malahan lebih extrim lagi, dodol ini berkhasiat buat jurus "Lemparkan Dodol ke atas sembari tambal bocoran langit." Maklum begitu SinCia masuk hitungan, langit jadi bocor lantaran para dewa asik nginjek genteng langit. Jadi harus ditambal agar hujannya tidak mengobrak-abrik mayapada ini.

Bagaimana menikmati Dodol yang tidak ngebrok ini.

Kalau anda tidak sabaran, apalagi sudah mencium wanginya dodol dalam bungkus daun pisang. Langsung saja dodol diiris dan disantaBB. Tetap kalau mau sedikit repot apalagi musim hujan begini, dodol tadi diiris lantas masukkan kedalam tepung, campur dengan telur lalu di goreng, mantaBB.

Atau dikukus dan dihidangkan dengan parutan kelapa, seperti ongol-ongol (tapi bukan) juga gleg glek...

Menjelang hari Raya Cap Go Meh, biasanya ada hidangan lontong Cap Go Meh. Jangan percaya ini dari "mainland" sebab opor dengan taburan bubuk kdelai ini ini adalah hasil rekayasa pembauran. Terutama orang Tionghoa dari Semarang dan Jakarta.

Jadi jangan main-main dengan dodol eh kue ranjang, rasanya mantaBB khasiatnya juga heboh.


Komentar

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com