Kue Kranjang vs Dodol Garut/Betawi

Ada perbedaan sedikit antara Jenang/Dodol dengan Kue Kranjang. Yang belakangan disebut ini menggunakan bahan baku gula pasir. Pembuat dodol, cukup puas dengan satu lantai (basement) lagi.

Tetapi pembuat kue ranjang keturunan Kuil Da Bo Gong, menumpuk kuenya bertingkat-tingkat sampai seperti sebuah kranjang. Penumpukan ini
punya maksud agar keluarga mereka makmur gemah ripah lohjinawi sampai 3 keturunan. Sementara orang Betawi, cukup puas "basement" ajah.

Mungkin kalau keluarga Betawi membuat dodol sampai 7 tingkat, mereka bisa kaya selama 7 turunan. Repotnya kalau dodol betawi ditingkat, mereka nempel melebur jadi satu tingkat lagi...

Dalam kehidupan nyata tidak heran seorang Betawi kaya, memiliki tanah berhektar-hektar, justru memiliki anak yang pandainya hanya mengirisi tanah orang tuanya sampai nyaris habis. Sepertinya tidak berusaha membuat dodolnya bertingkat. Sementara kaum Cina, umumnya kalau ayahnya kaya, anaknya menjadi semakin kaya dan seterusnya.


Thursday, May 22, 2003, 12:51:21 PM, you wrote:
/....deleted...../

Comments

Popular Posts