March 10, 2006

Kopi Timor Leste laku karena politis

TIMOR-TEMPATION

Pakar bisnis Kafi Kurnia sempat kaget-terkaget (bentuk jamak dari sangat kaget) ketika di Eropa dan Amerika ia tidak menemukan kopi Indonesia yang setahunya sangat terkenal di luar negeri.

"Tidak ada....," demikian komentarnya di majalah Gatra

Yang ia lihat adalah kopi dari East Timor, yang diiklankan sebagai kopi organik sebab hanya dibesarkan dengan bantuan pupuk kompos dan kandang serta anti pestisida. Kalau kemudian ada pupuk Urea dan SP ditaburkan itu "kecampuran".

Penulisan "organik" inilah yang membuat daya jualnya tinggi, lantaran para pakar kesehatan menelisik bahwa penggunaan pestisida dan produk kimia salah satu penyebab berkembangnya pembunuh nomor satu di dunia yaitu "kanker" dsb. Seorang ahli kopi menulis," the most suprising quality is the major wave of flavor that overcame me when I cupped this coffee."

Luar biasa, gelombang aroma harumnya kopi yang begitu keras menerpa hidung sang peminat. Ada campuran antara (Timor) rasa kopi dengan spektrum yang luas. Maksudnya tentu suka kopi light dengan heavy bisa diakomodasi oleh kopi ini. Radio Nederland juga menambahi bahwa dari aromanya ibu sudah tahu ini kopi terbaik planet ini.

Tidak salah sebungkus kopi ditawarkan sepuluh dollar untuk 370 gram dengan merek dagang TIMOR TEMPTATION. Kopi ini sendiri pohonnya datang dari jenis "Typica" dan "Bourdon.."

Apalagi diberi bumbu "kopi ini menghidupkan 40000 keluarga petani di Timor Timur. Kopi asal Timor ini sangat terkenal di dunia. Ada sekitar 55.000 hektar are kebun kopi di bumi loro sae itu, yang bila dipanen setidaknya dapat menghasilkan 30.000 ton setahun. Taruhlah harga kopi di pasaran dunia saat ini berkisar 1 dolar. Maka jumlah yang diperoleh sebesar 270 milyar rupiah. Tak heran Bob Hasan sangat bernafsu menggaruk wang dari sektor kopi ini.

Lengkap sudah daya jualnya.


19 Jun 2003
Mimbar Seputro
Masih suka kopi Klenteng Teluk Betung.
No Sugar

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com