Sebuah catatan memasuki usia LANSIA. Ada yang bilang untuk memelihara binatang seperti anjing, kucing atau burung, maksudnya muncul rasa persahabatan dan saling membutuhkan. Saya menyikapi hidup dengan dengan tetap bekerja sambil memelihara pena. Perawatannya mudah, sering diajak jalan-jalan, putar pikiran. Saya merasa sebagai penulis sebab selalu ingin menulis setiap hari.

March 18, 2006

Kita selalu tertinggal (Tsunami 2004)

Pusat pengkajian Tsunai di Hawaii memang mengaku tidak bisa mendeteksi secara cepat gelombang tsunami di Aceh atau seperti kata mereka di lautan Hindia. Alasannya stasiun apung (Buoy) yang dimiliki lembaga ini memang hanya dipasang di lautan Pacific. Kalaupun ada alat lain biasanya dari merek berbeda sehingga satu alat dengan alat lain, tidak bisa langsung bicara. Namun demikian, kata laporan melanjutkan, Tsunami tetap dapat dideteksi sekalipun terlambat, dan mereka mengatakan sudah mencoba mengingatkan bangsa lain (selain Amerika) akan bencana tersebut. 


Kendala lain, kecepatan tsunami yang nggegirisi pada 500 mil per jam memang membuat berpacu melawan maut. Perlu dicatat bahwa hanya Kepala Angkatan Laut Srilangka dan Perdana Menterinya yang memberikan respons terhadap informasi gelombang Tsunami. Sistem peringatan dini Tsunami memang ribet. Selain ratusan stasiun seismik, mereka diperlengkapi dengan pengukur ketinggian pasang-surut, dan stasiun penerima terapung yang mampu mendeteksi perubahan ketinggian permukaan laut dengan ketelitian sentimeter. 


Sayangnya alat tersebut konon tidak terpasang di lautan kita, sehingga Unit Reaksi Cepat di Hawai tidak dalam posisi untuk mendeteksi Tsunami Aceh. Namun demikian dengan kecepatan seperti Jet, satu-satunya peringatan adalah massyarakat yang tinggal di pesisir harus segera waspada mencari perlindungan ditempat tinggi sekiranya mereka merasakan gempa bumi apalagi sampai membuat "kepala masih terasa pusing"


Jam 2:59 petang masih suasana Natal di Hawaii ketika gempa bumi terjadi di Lautan Hindia, Sumatera. Catatan HAWAII STANDART TIME (GMT-10) Indonesia GMT+7), jadi Jakarta lebih dulu 17 jam.


Pukul 3:07 petang. Gempa yang dicatat di stasiun Australia oleh NOAA (Pacific Tsunami Warning Center) atau PTWC yang langsung mengirimkan tanda bahaya kepenjuru dunia.


Pukul 3:11- petang PTWC mengeluarkan laporan singkat mengenai gempa bumi.


Pukul 3:14 petang laporan dibuat mengatakan bahwa Tsunami tidak berpengaruh dikawasan Pacific. India, Srilanka dan Maldives memang tidak termasuk anggota Paciic System


Pukul 4:04 petang laporan lebih terperinci mengatakan bahwa gempa dengan kekuatan 8.5 sekalipun tidak mempengaruhi kawasan Pacific namun kemungkinan besar terjadi Tsunami di epicenter (Lautan Hindia).


4:30 Karena tuidak berhasil menghubungi kantor Emergency Service di Australia, mereka menilpun langusng pihak management Emergency Service

Australia sekali lagi untuk meyakinkan bahwa gempabumi memang terekam dalam seismograph.


5:30 berita dalam Internet mulai santer melaporkan kerusakan yang terjadi di Sri Lanka.


5:45 pimpinan angkatan laut Srilangka menilpun PTWC menanyakan kemungkinan

Tsunami susulan.


6:00 Dutabesar Srilangka di Amerika menilpun PTWC. Mereka mengatakan sudah menilpun PM Srilangka untuk menyampaikan berita tersebut. Sejak

itu laporan demi laporan mulai beredar di  internet dan media lainnya 


7:25 peralatan Tsunameter yang dipasang oleh Australia di kepulauan Cocos, mencatat bahwa ada anomali gelompang dengan ketinggian 0.5 meter di dasar lautan.


7:25 pada saat yang hampir bersamaan, departemen Seismologi di Harvard mencatat magnitude gempa 8.9


7:45 PTWC melaporkan kepihak Metereologi Australia bahwa telah terjadi gempa 0.5 m di pulau COCO dan tsunami besar akan melanda pantai barat Australia.


8:00 laporan lagi bahwa impak tsunami akan melanda samudra Hindia bagian barat.


8:15 Respons dari Australia mengatakan bahwa isu gempa sudah disebar luaskan


10:15 terkait dengan laporan gempa. Pihak kementrian luar negeri Amerika mengadakan rapat jarak jauh dengan Ambasador mereka di Madagaskar dan Mauritius mengenai situasi terkini.


December 2004



No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com