KAUKUS bukan Kaukasian

Date: Fri Jan 10, 2003 10:15 am

Beberapa minggu belakangan ini media masa mengalami inflasi kata "Kaukus". Kebanyakan tidak pernah mencoba menerangkan apa arti kaukus, yang penting bagi media adalah tujuan sekelompok "Penyelamat Bangsa" hendak me"ngamankan" seseorang agar supaya ada orang baru naik tahta.

Menurut Merriam-Webster, kaukus atau caucus adalah sekelompok orang yang berpengaruh dalam bidang tertentu (politik, seni) misalnya, berembuk untuk membahas suatu masalah penting.

Cuma ketika bahasa ini diaplikasikan di Indo, terjemahannya jadi lebih gamblang elit politik yang berpengaruh dari pelbagai aliran, bersatu membahas cara gantiin pimpinan negeri.

Lha kalau saya tidak silap, Didik Rabini, Siswono dan beberapa yang almarhum tahun 1998 bilang di TV bahwa keadaan Indonesia ini persis Mexico alias ancur-ancuran, kemudian mereka kasih resep sederhana, ganti pimpinan negeri dan Indo akan kembali pulih. Saya betul-betul sampai ngiler Nagagini mendengarnya. Eh kok gampang betul.

Nagagini adalah puteri naga yang naksir berat tapi nggak kesampaian dengan Angling Dharma. Namun apa lacur, tiap krisis ganti komandan, resepnya ganti komandan yang akhirnya malahan ajur mumur. Dan orang yang kasih resep muncul lagi di TV dengan resep yang kurang lebih sama. Apa perlu tiap pakar dadakan ini muncul di rekam lantas dikirimkan kepada mereka ucapannya beberapa tahun berselang.

Sedih memang melihat situasi saat ini, tetapi lebih sedih lagi melihat gara para
ambisius menarik masa, memanfaatkan setiap peluang. Oh politik.

Comments

Popular Posts