March 09, 2006

Jangan Tinggalkan Korek Api Gas dalam Kendaraan anda

Disposable Lighter

Harian ibukota memberitakan Sebuah kijang Krista, nyaris terbakar habis di halaman gedung DPRD, diduga akibat suhu panas didalam Kijang yang tertutup rapat menyebabkan korek api gas (disposable lighter) yang disimpan di dalam kendaraan. Ruang kemudi dan interior dalam kendararan tampak leleh, termasuk blower.

Senin 24/3/03, 14:30 petugas parkir DPRD jalan Kebon Sirih melihat adanya kepulan asap dari sebuah mobil Kijang Krista yang ia tahu milik Edi seorang pegawai Dispenda. Berhubung cemas akan bahaya kebakaran yang bisa menimpa kendaraan sekitarnya, maka kaca mobil dipecahkan dengan menggunakan paving block, kemudian api berhasil dipadamkan.

Di Washington DC, seorang anak usia 4 tahun bermain-main dengan korek gas dalam sebuah lemari dan berakibat dengan kematiannya serta kerugian ditaksir US 72.000. Dikabarkan pula dua kakak beradik 4 dan 6 tahun, bermain korek gas yang mereka temukan dalam mobil dan berakibat kebakaran serta kerugian US $ 1500. Beruntung keduanya selamat.

Di Indonesia korek api macam disposable ini mula-mula diimpor dari China dengan merek TOKAI, tetapi sekarang di lampu merah dengan mudah kita dapatkan benda semacam ini. Kalau anda merokok dan (masih), sebaiknya jangan meninggalkan korek api gas semacam ini didalam kendaraan mengingat suhu yang panas mudah mengakibatkan terjadinya ledakan. Di beberapa tempat di rig pengeboran, korek api ini dilarang dipergunakan.

25 Maret 2003
Pakainya "Rek Jres"

No comments:

Blog Archive

Mimbar Saputro as Pakde Blangkon

My photo
Anak tangsi Brimob yang menulis blogger. Bekerja sebagai MudLogger "tukang ambil conto batuan" di rig-rig pengeboran, Indonesia, Papua Niugini, Muay Tai, Philippine, Pakistan, Australia. Sekolah: SD 43 Kertapati, SMP 3 Lampung, SMA2 Lampung, UPN Yogya(tak selesai), UNPAD (tak selesai). Kontributor jurnal publik wikimu.com