Jakarta Merak Yang Membosankan

Mungkin itulah lantaran mengapa tercipta lagu antara Anyer dan Jakarta. Karena membosankan maka si pencipta lagu jadi iseng dan jadilah syair yang melambungkan Sheila Madjid. Padahal kalau dipikir-pikir jaraknya cuma 98 kilometer rasanya seperti tikel (lipat) daripada Jakarta - Cikampek. Mungkin karena jalanan relatif sepi dari pemandangan. Satu-satunya rest area yang terdapat adalah km 68. Dimana bensin bisa diisi.

Kondisi jalan Jakarta Cikupa memang mulus. Selepas itu jalannya payah lantaran dari 3 jalur di trimming menjadi dua jalur. Ditambah lagi minimnya penerangan dan kondisi jalan yang bopeng-bopeng akibat struktur jalan yang tidak baik. Tengok saja di KM 81 75 74 71 56 45 41 39 38 masih terdapat lokasi perbaikan yang selalu belum selesai sampai lebaran tiba, untuk diteruskan lebaran tahun mendatang dan tidak selesai juga. Tapi saya tetap bilang ini masih bagus.

Jaman jalan Tol belum dibangun oleh mbak Tutut, naik Bis umum dari Grogol ke Bandar Lampung, sampai di Balaraja kita turun makan untuk cuci tangan dan muka yang umumnya sudah celemotan debu dan keringat. Sekarang nama Balaraja seperti sudah tidak wawuh (kenal) lagi.

Di pelabuhan Merak sudah tertulis tabel biaya penyebrangan. Ambil contoh saya bertiga dengan sebuah Kijang, "agak jelas" ditulis Rp. 102 ribu rupiah. Disebut "agak jelas" sebab ada beberapa satgas disana sudah berbaju gelap, berdirinya seperti menutupi daftar harga. Tapi ketika mobil tiba di depan loket, sang petugas menjawab 105 ribu rupiah. Dan ketika menjadi arus balik di Bakauheni, sang petugas berdasi malahan lebih "lihay" lagi, dia serta merta main tancap harga 112 ribu rupiah. Kalau 12 ribu di kopang-kaping dengan ribuan kendaraan selama arus mudik dan balik, weleh-weleh lumayan juga ya.

Pasangan monogami saya langsung menyambar, "nggak salah tuh ngitungnya pak, banyak betul bedanya 100,2 dengan 112 ribu. Eh petugas menjawab "ada biaya jasa raharja dan PARKIR". Sekali lagi si Monogami seperti tersulut, lho kok di Merak bisa cuma 105 ribu? Pendekar silat lidah dari Bakahuni langsung mengelak "kapal di dermaga 5, satu menit lagi berangkat silahkan ..."

Idep-idep, menyumbang hadiah lebaran yang setengah maksa.
Mimbar Seputro 12569
0811806549
"Everyone makes mistakes, but you must admit it, learn from it and don't repeat
it"
Post a Comment

Popular posts from this blog

Nyaris bentrok antar angkatan

Daftar Pemain Nagasasra dan Sabukinten

Meditasi Lilin bikin PeDe